Pemkab Lambar Menyambut Baik Arahan Sekretaris Dirjen Perkebunan 

  • Whatsapp
Kepala Disbunnak Lambar Ir. Nata Djudin Amran

Medialampung.co.id – Sekretaris Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian RI Dr. Ir. Antarjo Dikin, M.Sc., menghendaki Kabupaten Lambar menerapkan Mix Farming di lahan perkebunan, artinya selain ditanami tanaman kopi juga memelihara ternak sehingga pemanfaatan lahan maksimal. 

Hal itu diungkapkan Antarjo Dikin pada saat kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) kegiatan pemerintah daerah (RKPD) tahun 2022 yang digelar di lapangan Pemkab Lambar, Rabu (17/3).

Bacaan Lainnya



Selain menerapkan Mix Farming, ia juga berharap adanya usaha tani yang berkelanjutan artinya memperhatikan konsep lingkungan hidup, serta meningkatkan upaya produktivitas kopi, mutu kopi dan penanganan pasca panen. 

Menyikapi hal tersebut, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Ir. Nata Djudin Amran menyambut baik dan mengucapkan terima kasih atas arahan Sekretaris Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian RI Dr. Ir. Antarjo Dikin, M.Sc., tentang program-program pemerintah pusat.

“Kita sangat mendukung dan mengucapkan terima kasih atas arahan bapak Sekretaris Dirjen Perkebunan tentang program program pemerintah pusat dan sangat sesuai dengan kondisi alam Lambar yang berlereng. Kalau tidak ditangani dengan baik maka perkebunan tersebut tidak bisa melaksanakan konsep budidaya yang berkelanjutan serta Mix Farming,” kata dia 

Dengan Mix Farming, kata Nata, maka dampaknya yaitu budidaya kopi organik relatif bisa lebih cepat dilaksanakan secara masif karena petani memiliki bahan baku yang relatif tersedia, seperti kotoran ternak, sisa-sisa pakan ternak yang bisa dikelola di lahan perkebunan itu sendiri.

Terkait pasca panen, lanjut Nata, perlu dilakukan penanganan mulai dari solar dryer, hingga penanganan penjemuran yang benar hingga penyimpanan yang benar.

“Berkenaan dengan hal tersebut, Pemerintah Daerah menyambut baik dan berharap dukungan maksimal dari pemerintah pusat karena memang program programnya sangat baik untuk diterapkan di Kabupaten Lambar dengan topografi yang ada, serta kami berharap dukungan dari Komisi IV RI, yang selama ini sudah banyak berkiprah membantu Kabupaten Lambar,” harapnya.

Seraya menambahkan, Pemkab Lambar dan masyarakat berkomitmen untuk terus memperbaiki baik dari segi budidaya, kualitas, mutu hingga penanganan pasca panen karena itu menyangkut masa depan dan mata pencaharian masyarakat.

“Tugas pemerintah daerah adalah menyakinkan petani bahwa itu baik untuk keberlangsungan usaha budidaya tanaman kopi, dan ini bukan hanya tugas Dinas Perkebunan dan Peternakan saja namun tugas kita bersama,” pungkas dia. (lus/mlo)




Pos terkait