Pemkab Lambar ‘Ngotot’ Kumpulkan Massa, Zeflin: Harusnya Jadi Contoh yang Baik

  • Whatsapp
Ketua LBH Lambar Zeflin Erizal, SH, M.H.

Medialampung.co.id – Ditengah meningkatnya kasus coronavirus disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Lampung Barat, pemerintah kabupaten setempat justru tetap menggelar acara-acara yang bersifat pengumpulan massa.

Hal ini menuai reaksi dari tokoh masyarakat, salah satunya Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) yang juga mantan anggota DPRD Lambar Zeflin Erizal, SH, M.H.

Bacaan Lainnya



Ia secara tegas meminta kepada Pemkab Lambar, untuk menunda  sejumlah kegiatan yang bersifat pengumpulan massa, dan selanjutnya  jika tetap harus menggelar acara maka harus dicarikan solusi, yang bersifat pencegahan penyebaran Covid-19.

”Kasus covid-19 di Lambar terus meningkat terbaru ada lima orang yang terpapar, mungkin masih bisa bertambah. Tetapi kenapa kok  pemkab tetap menggelar acara-acara yang mengumpulkan massa?” tanya Zeflin.

Padahal dengan digelarnya acara pengumpulan massa, itu akan sangat berisiko terjadi penyebaran Covid-19. Sikap pemkab yang tetap ngotot untuk tetap menggelar berbagai acara menurutnya tidak sejalan dengan apa yang diharapkan selama ini, seperti menekan penyebaran dengan dengan terus melakukan penegakan disiplin (Gaplin) protocol kesehatan ditengah masyarakat.

”Harapan saya pemerintah menjadi contoh, bukan justru menggelar acara yang bersifat mengumpulkan massa, salah satunya yakni gotong-royong, itu bukan tidak boleh tetapi pertimbangkan dulu kondisi sekarang, siapa yang berani menjamin masyarakat  yang hadir benar-benar menerapkan  protokol kesehatan,” ungkapnya.

Ia juga mengkritik  pemerintah daerah yang tetap bertahan untuk tetap menggelar acara seminar nasional dan launching  majalah hebat yang menurutnya itu sangat berisiko, meskipun nantinya disiasati dengan dibagi tiga sesi dari total 1.000 orang peserta menurutnya itu bukan satu cara pencegahan. Belum lagi pemkab akan menggelar acara fun bike, dengan peserta berasal dari sejumlah kecamatan. 

”Yang lebih pasnya acara tersebut ditunda, siapa yang berani menjamin orang yang hadir benar-benar terbebas dari Covid-19, dan bayangkan kalau misalnya nanti setelah acara tersebut digelar ada peserta yang  terkonfirmasi Covid-19, apakah tidak lebih berbahaya. Sebenarnya kan ada solusi, melalui Webinar ataupun Zoom meeting itu akan lebih aman, ini ada apa? selanjutnya acara sepeda santai lebih baik ditunda,” kata dia lagi. (nop/mlo)



Pos terkait