Pemkab Lambar Programkan Sertifikat CBIB

  • Whatsapp
Kabid Pengelolaan Pembudidayaan Ikan Umi Fitria, S.P
Kabid Pengelolaan Pembudidayaan Ikan Dinas Perikanan Kabupaten Lampung Barat Umi Fitria, S.P

Medialampung.co.id, BALIKBUKIT – Dalam rangka keamanan pangan, Pemkab Lambar melalui Dinas Perikanan tahun ini memprogramkan sertifikat Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB) bagi perorangan khususnya yang memiliki unit usaha budidaya perikanan.

“Program sertifikat CBIB ini sudah kita laksanakan sejak tahun 2018 lalu dan ada enam orang yang telah menerima sertifikat CBIB khusus budidaya di keramba dari Kementerian Kelautan dan Perikanan , nah untuk tahun ini kita mengusulkan untuk 10 orang,” ujar Kabid Pengelolaan Pembudidayaan Ikan Umi Fitria, S.P mendampingi Kepala Dinas Perikanan Drs. Syamsi Mursalin, Rabu (17/7/2019)

Bacaan Lainnya



Dijelaskannya, pada bulan Februari lalu, pihaknya mengusulkan 10 orang  untuk mendapatkan sertifikat CBIB tersebut kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung yaitu Gusmanudin, Zaenal Arifin,  Hi. Tomodi, Johan dan Ahmad Kosim dari Pekon Waypetai Kecamatan Sumberjaya. Kemudian, Cucu Marsudi dari Pekon Tribudi Syukur Kecamatan Sumberjaya, Idris Apandi Pekon Purawiwitan Kecamatan Sumberjaya, Iman Aulia dari Pekon Muarajaya I Kecamatan Sumberajay, Hi. Emen dari Pekon Muarajaya Kecamatan Gedungsurian dan Ipul Pekon Simpangsari Kecamatan Sumberjaya.

“Untuk CBIB ini,  kita melihat lokasi seperti halnya keamanan budidaya dan tempat usaha harus aman dari obat-obatan dan tidak bercampur dengan kandang ayam serta harus ada pemagaran. Tujuan sertifikat CBIB ini dalam rangka keamanan pangan,” kata dia.

Menurut dia, CBIB adalah salah satu upaya untuk mendukung pengendalian sistem jaminan mutu dan keamanan hasil perikanan budidaya. “Ini sekaligus memberikan nilai tambah pada produk perikanan budidaya, yang selaras dengan konsep industrialisasi perikanan budidaya,” imbuhnya.

Sebelum sertifikat CBIB itu diterbitkan oleh pemerintah pusat, kata dia, tim auditor dari Kementerian Kelautan dan Perikanan akan turun ke Kabupaten Lambar untuk melakukan pengecekan di lapangan. “Besok (hari ini *Red) rencananya tim auditor dari Kementerian Kelautan dan Perikanan akan turun kelapangan untuk melakukanpeninjauan sekaligus pengecekan apakah data yang kita usulkan tersebut memenuhi syarat untuk mendapatkan sertifikat CBIB atau tidak,” kata dia seraya menambahkan, tim akan melihat izin dan daftar pakan, serta pemeriksaan kualitas air kolam, dan lainnya.

Lanjut dia, adapun manfaat memiliki sertifikat CBIB yaitu selain keamanan pangan terjamin, juga dengan adanya sertifikat tersebut maka perusahaan besar yang menampung hasil produksi ikan petani memiliki jaminan keamanan. “Kedepan pihak perusahaan tidak akan mau menampung hasil produksi ikan, jika halnya pemilik usaha budidaya ikan tidak memiliki sertifikat CBIB, jadi kepemilikan sertifikat CBIB itu sangat penting dalam rangka terjaminnya mutu hasil perikanan budidaya,” pungkas dia. (lus/mlo)



Pos terkait