Pemkab Lambar Raih Penghargaan Terbaik Pertama

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Kabupaten Lambar menerima penghargaan terbaik pertama pendataan calon debitur potensial pada system informasi kredit program (SIKP) tahun 2019 se-Lampung dari Kantor Wilayah (Kanwil) Ditjen Pembendaharaan Provinsi Lampung.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Ditjen Pembendaharaan Provinsi Lampung Sofandi Arifin kepada Kabag Perekonomian Setdakab Lambar Suhendrawati, S.K.M, M.P di Kanwil Ditjen Pembendaraan Provinsi Lampung, pada 5 Februari 2020 lalu.

Bacaan Lainnya



“Alhamdulillah Pemkab Lambar meraih penghargaan terbaik pertama pendataan calon debitur potensial pada SIKP se-Lampung, sedangkan terbaik kedua diraih Kabupaten Pringsewu,” ungkap Suhendarwati di Ruang Kerjanya, Selasa (18/2).

Menurut dia, Kabupaten Lambar meraih penghargaan tersebut dikarenakan jumlah debitur kredit usaha rakyat (KUR) terbanyak se-Provinsi Lampung. Untuk Kabupaten Lambar ada tiga lembaga perbankan yaitu Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Lampung serta Bank Mandiri yang menyalurkan dana program KUR

Lanjut dia, berdasarkan data dari SIKP pertanggal 29 Januari tahun 2020, jumlah realisasi penyaluran KUR sebesar Rp124,056 miliar lebih dari nilai pagu Rp189,221 miliar lebih.

”Dana KUR sebesar Rp124,056 miliar lebih itu disalurkan kepada 10.890 debitur,” imbuh Hera—sapaan Suhendrawati.

Masih kata dia, penyaluran dana KUR tersebut untuk sektor usaha pertanian, sektor perikanan, sektor industri pengolahan, sektor perdagangan besar dan eceran, sektor penyediaan akomondasi dan penyediaan makan minum.

Kemudian sektor transportasi, pergudangan dan komunikasi, sektor real estate, usaha persewaan dan jasa perusahaan, sektor jasa pendidikan, sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial, sektor jasa kemasyarakatan sosial, budaya, hiburan dan perorangan lainnya.

“Jadi dana KUR tersebut dialokasikan untuk 10 sektor usaha,” ungkap dia

Pemerintah daerah, kata dia, menyambut baik dengan digulirkannya program KUR ini karena dengan adanya pijamkan modal usaha ini maka akan membantu masyarakat dan pelaku usaha mikro untuk mengembangkan usahanya. (lus/mlo)



Pos terkait