Pemkab Lambar Tunda Musrenbang Tingkat Kabupaten

  • Whatsapp
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Ir. Okmal, M.Si.

Medialampung.co.id – Pemkab Lampung Barat menunda pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kabupaten. Jika sebelumnya pelaksanaan Musrenbang kabupaten dijadwalkan Senin (23/3) mendatang, ditunda menjadi Rabu (1/4).

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Lambar Okmal mengatakan, atas dasar beberapa pertimbangan untuk pelaksanaan Musrenbang tingkat kabupaten diputuskan untuk dilakukan penundaan.

Bacaan Lainnya



“Salah satu penyebabnya beberapa nara sumber dari pusat dan juga provinsi tidak diperkenankan untuk melakukan dinas luar, hal ini tentunya berdampak terhadap pelaksanaan Musrenbang, karenanya kita lakukan penundaan,” ungkap Okmal.

Namun, kata dia, untuk lokasi pelaksanaan tetap akan dilaksanakan di lokasi wisata Danau Asam Kecamatan Bandarnegeri Suoh (BNS) seperti yang direncanakan sebelumnya.

Dijelaskanya,, tujuan dilaksanakannya musrenbang yaitu menetapkan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) dan program prioritas pembangunan tahun anggaran 2021 serta untuk menghasilkan kesepakatan dan komitmen di antara pelaku pembangunan atas program kegiatan yang direncanakaan akan dilaksanakan pada tahun anggaran 2021 sebagai landasan pijakan tahun pertama RPJMD 2017-20222.

Selanjutnya, menyusun rencana program pembangunan Kabupaten Lambar tahun 2021 sebagai kelanjutan dari proses penjaringan aspirasi masyarakat  yang telah dilaksanakan yaitu musrenbang tingkat pekon pada Januari, dan musrenbang kecamatan yang akan dilaksanakan pada bulan Februari ini.

 “Selain itu, kegiatan musrenbang ini bertujuan untuk menetapkan program atau kegiatan yang akan diusulkan pada musrenbang tingkat provinsi dan nasional,“ katanya.

Alasannya dipilihnya Kecamatan BNS sebagai lokasi musrenbang tingkat kabupaten, kata Okmal, pemerintah daerah ingin mempromosikan potensi yang ada di daerah tersebut, sebab secara infrastruktur dan pariwisata yang ada di daerah Suoh dan BNS itu tidak ada di daerah lain.

 “Bapak bupati ingin memperkenalkan sekaligus mempromosikan potensi yang ada di daerah Suoh karena potensi tersebut tidak ada dan tidak dimiliki oleh daerah lain. Sesuai dnegan tahapan awal, maka akan dilakukan pengkajian terkait menjadikan Suoh sebagai kawasan Geopark Nasional,” imbuhnya. (nop/mlo)



Pos terkait