Pemkab Lampura Maksimalkan Destinasi Wisata Lokal

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Pemerintah Kabupaten Lampung Utara (Lampura), saat ini tengah gencar memaksimalkan sumber daya alam destinasi wisata lokal yang berada di kabupaten berjuluk Bumi Ragem Tunas Lampung tersebut.

Pasalnya, Pemkab Lampura senantiasa memaksimalkan seluruh potensi SDA yang ada guna mewujudkan pariwisata ke jenjang level yang lebih tinggi.

Bacaan Lainnya



“Pemerintah daerah sudah melakukan lobi-lobi sektor pariwisata tingkat provinsi bahkan hingga Nasional. Hal itu, untuk memperkenalkan sejumlah potensi tempat wisata yang ada di Lampura ini,” kata Sekkab Lampura.

Kabupaten Lampura, kata Lekok memiliki kekayaan SDA tak terbatas. Kedepan pemerintah akan mengoptimalkan lagi sektor infrastruktur tempat-tempat wisata yang ada di Kabupaten Lampura ini.

Sebab, kata dia, pemerintah akan menganggarkan dana APBD guna menunjang tempat-tempat wisata tersebut. 

Kedepan, tidak ada lagi jalan-jalan yang mengarah ke tempat wisata berupa tanah merah.

“Kita sudah berkoordinasi Kepala Disporbudpar dan Dinas PUPR Lampura. Tiap tahunnya, harus memunculkan ikon baru pariwisata di Kabupaten Lampura, yang ditunjang dengan infrastruktur yang mendukung,” sebut Lekok.

Sebelumnya, kata dia, pemerintah daerah telah membersihkan gulma berada di bendungan Tirtasinta yang ada di desa Wonomerto Kecamatan Kotabumi Utara. 

Kedepan, lanjutnya, pemkab Lampura telah melirik sejumlah curup yang ada di Kecamatan Tanjungraja, Abung Barat,  Abung Tinggi, Pekurun, dan Kecamatan Bukitkemuning.

“Kita masih melihat yang mana memiliki potensi yang baik. Terlebih, ada dukungan kerja sama dengan masyarakat dan pemerintah desa setempat. Yang jelas tiap tahun ada anggarannya untuk pariwisata yang baru,” kata dia.

Ia mengaku, sering mengunjungi sejumlah curup air terjun berada di Kabupaten Lampura. Salah satu yang dikunjungi adalah air terjun Curup Lampung di Kecamatan Abung Barat.

Dilokasi itu, kata dia, Plt. Bupati Lampura, Budi Utomo, telah menginstruksikan perbaikan jalan menuju lokasi sekaligus menormalisasi air curup Lampung, agar masyarakat dapat dengan leluasa mengunjungi tempat wisata tersebut.

“Pemandangan air terjun itu,  cukup menarik untuk dijadikan salah satu tujuan wisata masyarakat Lampura. Untuk itu, harus diperbaiki baik infrastruktur jalan menuju lokasi maupun lokasi curupnya,” jelas Lekok.

Senada dikatakan Plt. Kadiskominfo Lampura, Sanny Lumi mengatakan destinasi Kabupaten Lampura, tidak kalah dengan Kabupaten lainnya yang ada di Provinsi Lampung ini. Meski, Lampura tidak memiliki pantai laut, namun Lampura memiliki sejumlah wisata Arung jeram dan beberapa Curup yang dapat bersaing wisata dengan Kabupaten lainnya.

Sebab, kata Sanny Lumi, yang juga selaku Kepala Dinas Perikanan, dengan debit air yang mengalir diantara bebatuan sangat deras sehingga menambah keindahan. Jika dimaksimalkan perbaikannya, tentu akan menarik pariwisata dalam maupun luar kota.

Ia menambahkan, bahwa sebenarnya Lampura mempunyai banyak tempat wisata, tetapi karena akses menuju tempat wisata itu memiliki beberapa kendala seperti keamanan dan jalanan yang rusak sehingga membuat masyarakat Lampura menjadi enggan untuk mendatanginya.

Selain itu, lanjutnya, Pemkab Lampura juga bekerja sama dengan kepolisian untuk menjaga keamanan agar masyarakat yang hendak berkunjung ketempat wisata ini tidak lagi takut akan terjadinya tindak kriminal.

“Lampura bisa menjadi Kabupaten yang memiliki destinasi wisata yang dapat diunggulkan dan bisa menarik perhatian baik masyarakat Lampura itu sendiri, maupun pendatang, serta dapat menambah PAD yang akan membantu perekonomian masyarakat Lampura,” jelasnya.

Kabupaten Lampura, kata dia, saat ini telah mempersiapkan pengembangan dua bendungan sebagai tempat wisata yang masuk program prioritas di tahun 2020 ini.

“Bendungan Way Tebabeng dan Bendungan Wayrarem. Selain itu, Kabupaten Lampura, juga tengah menggenjot Agrowisata berada di Kecamatan Abung Tinggi,” bebernya.

Ditempat itu, kata dia, nantinya akan dibuat agrowisata. “Jadi pengunjung akan disuguhkan pemandangan perbukitan dan sawah yang membentang luas. Dilokasi juga, terdapat pembudidaya pembesaran ikan air tawar, yang dapat ditangkap dan di konsumsi di tempat,” pungkasnya. (ozy/mlo)



Pos terkait