Pemkab Pesbar Dorong Pembiayaan UMKM Melalui KUR

  • Whatsapp

Medialampung.co.id Keberadaan  koperasi dalam pembangunan sektor perekonomian di Indonesia terutama di Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) dalam menopang kemajuan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) memiliki peranan yang cukup penting. Pasalnya, sebagian besar masyarakat memiliki latar belakang pendidikan rendah dan hidup dalam kegiatan usaha kecil di sektor tradisional dan modern.

“Karena itu agar pelaku usaha kecil tumbuh subur di daerah terutama di Kabupaten Pesbar, tentu diperlukan ada program permodalan usaha bagi peningkatan akses pasar,” kata Asisten II Setdakab Pesbar, Syamsu Hilal, S.Sos., dalam acara sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) di GSG Selalaw, Selasa (12/11).

Bacaan Lainnya



Menurutnya, kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemkab Pesbar sangat membantu untuk mempermudah para pelaku usaha dalam hal ini UMKM di Pesbar untuk mengikuti program KUR. Karena itu, berbagai kemudahan bagi koperasi dan UMKM akan terus dilakukan dan diupayakan oleh Pemerintah  pusat dan Pemkab Pesbar, dalam rangka pemberdayaan UMKM, penciptaan lapangan kerja dan peningkatan perekonomian masyarakat.

“Pemerintah berupaya mendorong peningkatan akses pada sumber pembiayaan yang dilakukan dengan memberikan penjaminan kredit bagi UMKM dan pelaku usaha lainnya melalui KUR,” jelasnya.

Syamsu Hilal juga mengatakan, Pemkab Pesbar kedepan berharap program KUR dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Selain itu juga sepenuhnya dapat dirasakan kiprahnya dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta pengembangan perekonomian masyarakat di Kabupaten Pesbar.

“Untuk itu, Pemkab juga berharap kepada perbankan agar memudahkan persyaratan dan proses penyaluran KUR ke masyarakat sehingga bisa tepat guna dan tepat sasaran,” ujarnya.

Ditambahkannya, sesuai regulasi yang ada bahwa untuk program KUR Mikro itu dengan besaran maksimal Rp25 juta rupiah dan tidak menggunakan agunan. Meski begitu hingga kini masih banyak terjadi perbankan yang minta agunan kepada calon debitur KUR Mikro. Sehingga diharapkan hal-hal seperti itu kedepan tidak terjadi lagi, terutama di Pesbar.

“Kita berharap kepada para peserta sosialisasi agar dapat serius dan memahami materi yang disampaikan oleh para narasumber. Sehingga kedepan bisa mengimplementasikannya secara nyata di Pesbar ini,” pungkasnya. (yan/d1n/mlo)



Pos terkait