Pemkab Pesbar Pasang Tapping Box di RM-Hotel

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), bersama Bank Lampung Cabang Krui melaksanakan pemasangan tapping box pada rumah makan dan hotel di kabupaten setempat, sebagai upaya meningkatkan pendapatan asli daerah melalui pajak daerah.

Kepala Bapenda Pesbar Kasmir, S.Sos., mengatakan pemasangan tapping box yang direncanakan sejak beberapa tahun lalu baru terealisasi, hal itu karena tapping box yang dipasang merupakan bantuan dari Bank Lampung.

Bacaan Lainnya

“Hari ini, kita mulai melakukan pemasangan tapping box pada sejumlah rumah makan dan penginapan yang ada di kabupaten ini, dimana pemilik rumah makan dan penginapan telah setuju terkait pemasangan tapping box itu,” kata dia.

Dijelaskannya, pada tahun ini terdapat 10 tapping box yang disiapkan, dari jumlah tersebut akan dibagi dimana terdapat lima rumah makan dan lima penginapan yang akan di pasang tapping box tersebut.

“Sudah kita tetapkan rumah makan maupun penginapan penerima tapping box tahap pertama ini, jadi tinggal melakukan pemasangan lagi di rumah makan dan penginapan yang menjadi sasaran,” jelasnya.

Dipaparkannya, lima rumah makan sasaran pemasangan tapping box itu seperti cafe Krui Wave, cafe The Jak di Kecamatan Krui Selatan, rumah makan Alfatjizah di Kecamatan Pesisir Tengah, rumah makan Prambanan di Kecamatan Ngambur dan rumah makan ceria laay di Kecamatan Karyapenggawa.

“Sedangkan untuk penginapan seperti Hotel Lamban Apung, Losmen Villa Desa, hotel Sunset Beach, Hotel Sartika dan Hotel Cahaya Agung dimana semuanya berada di Kecamatan Pesisir Tengah,” terangnya.

Lanjutnya, dengan adanya tapping box tersebut secara otomatis pemilik hotel ataupun rumah maka akan memungut pajak daerah dari pengunjung dimana pajak yang harus dibayarkan sebesar 10%.

“Dalam pembayaran pajak daerah itu, pajak tidak dibebankan kepada pemilik hotel atau rumah makan, namun kepada pengunjung, sehingga nantinya saat pembayaran sudah jelas keterangan dalam nota pembayaran yang menggunakan tapping box,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga bisa memantau pendapatan pajak daerah setiap bulannya melalui alat tersebut, karena tapping box yang terpasang sudah terkoneksi dengan server yang ada di Kantor Bapenda.

“Kita juga tidak perlu lagi melakukan penagihan, tinggal pemilik rumah makan dan penginapan yang datang langsung ke kantor Bapenda, karena kita sudah tahu berapa jumlah pajak yang terkumpul dalam satu bulan,” tambahnya.

Pihaknya berharap, pemasangan tapping box tersebut dapat mendongkrak PAD Kabupaten Pesbar, terutama dari rumah makan dan penginapan yang menjadi sasaran pemasangan tapping box kali ini.

“Tahun depan sudah kita usulkan ke Bank Lampung agar ada penambahan tapping box, rencananya tahun depan ada penambahan 10 unit tapping box yang akan kita pasang ke hotel dan rumah makan di kabupaten ini,” tandasnya. (ygi/mlo)


Pos terkait