Pemkab Pesbar Siapkan Posko Pemeriksaan di Pintu Perbatasan

  • Whatsapp

Medialmpung.co.id – Pemkab Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) menyiapkan tiga Posko pemeriksaan seperti di Kecamatan Bangkunat Perbatasan dengan Kabupaten Tanggamus, Kecamatan Lemong yang berbatasan dengan Provinsi Bengkulu, Kecamatan Waykrui yang berbatasan dengan Kabupaten Lampung Barat dan satu posko utama di Sekretariat Pemkab Pesbar.

Bupati Pesbar Hi. Agus Istiqlal melalui Konferensi Pers menyampaikan bahwa seluruh pintu masuk ke Kabupaten Pesbar akan dijaga oleh tim gabungan yang akan melakukan pemeriksaan pada semua jenis kendaraan yang melintas di semua jalur perbatasan.

Bacaan Lainnya



“Semua jenis kendaraan akan kita periksa tanpa terkecuali, kita akan menyiapkan petugas gabungan mulai dari Dinkes, BPBD, Satpol-PP, Dishub, Personil TNI dan Polri. Dalam sehari akan ada 33 petugas yang berjaga pada satu titik perbatasan,” kata dia.

Dijelaskannya, sebanyak 33 orang yang bertugas di perbatasan itu nantinya akan dibagi dalam tiga shift setiap shiftnya akan ada 11 orang yang bertugas untuk melakukan pemeriksaan dan akan ditentukan jadwalnya.

“Kita akan siaga selama 24 jam di perbatasan itu dengan petugas yang ada, meski dengan segala keterbatasan, kita harus siap dengan segala resiko, dan memanfaatkan ketersediaan alat pelindung diri (APD) yang tersedia,” jelasnya.

Menurutnya, pemeriksaan kendaraan yang melintas di jalur perbatasan harus dilakukan, mengingat kondisi wabah Covid-19 yang semakin meningkat, ditambah lagi banyaknya warga dari luar kabupaten yang sebelumnya merantau kembali pulang ke Pesbar.

“Kita tidak bisa melarang mereka untuk pulang, tapi kita bisa melakukan pemeriksaan untuk mencegah mereka penularan Covid-19 ke Pesbar,” ujarnya.

Pihaknya berharap masyarakat Pesbar bisa patuh dengan instruksi yang disampaikan oleh pemerintah, terutama yang berasal dari luar daerah agar bisa melakukan isolasi secara mandiri, dan menghubungi petugas kesehatan.

“Kita sama-sama berharap jangan sampai wabah ini masuk ke Pesbar, salah satunya dengan menjaga lingkungan dan masyarakat bisa kooperatif jika dilakukan pemeriksaan oleh petugas kesehatan,” pungkasnya. (ygi/mlo)



Pos terkait