Pemkab Pesbar-TNBBS Bahas Perjanjian Kerjasama Pelestarian SDA

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Pemerintah Kabupaten Pesisir barat (Pesabr) bersama Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (BB-TNBBS) menggelar rapat bersama terkait perjanjian kerjasama antara kedua belah pihak, di ruang rapat Sekkab Pesbar, Selasa (1/12).

Hadir dalam kegiatan itu, Sekkab Pesbar Ir. N. Lingga Kusuma, M.P., Plt. Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Hi. Audi Marpi, MM, Insfektur Edy Mukhtar, S.P, Kabag Tapem Sukmawati, S. Sos, Perwakilan BB-TNBBS Jimi Ponda, Siti Muksidah, dan Tomi Setiawan.

Bacaan Lainnya


Dalam kesempatan itu, Lingga Kusuma menyampaikan wilayah TNBBS yang masuk Pesbar cukup luas, perlu ada koordinasi kerjasama untuk optimalisasi pengamanan jalan wilayah Way Haru, serta minta percepatan pembangunan jalan rabat beton di samping Jalan Patroli.

“Karena jalan Way Haru tidak bisa dilalui saat musim hujan atau pasang air laut tinggi, terdapat lima muara sungai yang harus dilalui, tapi dua muara sungai sudah ada jembatan gantung, tinggal tiga muara sungai lagi,” kata dia.

Dijelaskannya, dengan adanya peningkatan akses keluar masuk wilayah Way Haru yang melalui kawasan TNBBS, maka akan mempermudah akses masyarakat, apalagi selama ini masyarakat kesulitan melintas saat musim hujan.

“Akses masyarakat untuk keluar dan masuk wilayah Way Haru melalui kawasan TNBBS, karena itu perlu ada dukungan untuk peningkatan akses tersebut, sehingga masyarakat tidak lagi kesulitan,” jelasnya.

Menurutnya, upaya pelestarian Sumber Daya Alam (SDA) merupakan pengelolaan untuk meningkatkan keanekaragaman hayati seperti melaksanakan perlindungan kawasan tertentu yang meliputi Cagar Alam, Suaka Margasatwa, Hutan lindung, Hutan Wisata, Taman nasional, Taman laut, dan Taman Wisata.

“Usaha pelestarian SDA Hayati yang lain adalah dengan kebun tumbuhan dan penyimpanan biji atau jaringan khusus tumbuhan dengan teknik tertentu,” terangnya.

Selain pelestarian SDA hayati, ada juga usaha perlindungan SDA seperti dengan perlindungan alam taman nasional. Salah satunya TNBBS, Pelestarian SDA merupakan pengelolaan untuk mendapatkan keanekaragaman hayati yang sebanyak-banyaknya. 

“Dalam pengelolaan perlu ada sinergi dan kesepahaman dalam kebijakan sesuai dengan regulasi yang ada, dengan adanya perjanjian kerjasama diharapkan ada pemanfaatan maksimal Kawasan, Pariwisata yang ada di wilayah itu,” tandasnya. (ygi/d1n/mlo)




Pos terkait