Pemkab Tanggamus Bakal Lelang Sejumlah Randis

  • Whatsapp
Bagian Aset, BPKD Tanggamus saat melakukan pengecekan kendaraan dinas (Randis) yang akan dilelang. BPKD optimis randis yang akan dilelang nantinya terjual diatas harga pasaran hal itu berdasarkan lelang yang dilakukan tahun sebelumnya

Medialampung.co.id – Pemkab Tanggamus melalui Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) dan Bidang aset akan melelang beragam Kendaraan Dinas (Randis). Pada lelang nanti, Pemkab Tanggamus optimis Randis dapat terjual diatas harga penawaran.

Kepala BPKD Suaidi melalui Kabid Aset Romy Dzajuli mengatakan, randis yang akan dilelang dari berbagai OPD tersebut telah dilakukan cek nomor kendaraan dan nomor rangka dan ini masih terus berlangsung hingga Jumat mendatang.

Bacaan Lainnya


Pengecekan melibatkan bidang aset dan OPD terkait, beberapa OPD tersebut seperti BPKD, Satpol PP, Dinas Pemadam Kebakaran, Diskoperindag, Dinas PUPR, Sekretariat DPRD, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan serta randis di Kecamatan Kotaagung dan Gisting.

“Pengecekan randis saat ini masih berlangsung, kita prediksi Jumat mendatang tahapan itu selesai. Yang belum di cek yakni Randis milik Dinas Kesehatan yang ada di Kecamatan Ulu Belu, serta Dinas Pendidikan, Kecamatan Kotaagung dan Gisting. Berkaca dari tahun lalu semua randis tersebut insya Allah akan terjual diatas harga penawaran,” kata Romi Djazuli didampingi Kasubbid Pemindahtanganan dan Penghapusan Aset Daerah Mazdalena.

Ia menerangkan, randis tersebut terdiri dari mobil pickup, mobil damkar, alat berat, satu unit bus milik Sekretariat DPRD, dua unit truck, serta randis roda empat dan roda dua milik sejumlah OPD. 

Adapun setelah tahapan cek fisik selesai, tahapan selanjutnya BPKD berkonsultasi dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) terkait dengan pengecekan fisik kembali untuk dilakukan penilaian.

“Tahapan penilaian kemungkinan memakan waktu hingga dua Minggu. Sementara untuk lelang sendiri akan dilakukan usai APBD perubahan mendatang, kendati selesai bulan Juni nanti akan dijeda terlebih dahulu, karena dianggarkan melalui APBD perubahan,” jelasnya.

Dilanjutkan Romy bahwa bidang aset dalam melakukan pengecekan randis, pihaknya melakukan jemput bola ke setiap OPD dan kecamatan, tidak sampai disitu, randis milik OPD yang berada di wilayah kecamatan seperti randis milik dinas kesehatan juga dilakukan cek fisik secara langsung. Kendati demikian pihaknya menginginkan pada saat penilaian dilakukan oleh KPNKL randis tersebut dijadikan satu dengan randis lainnya untuk memudahkan penilaian oleh KPKNL.

“Ini untuk mempermudah dan mempersingkat waktu. Karena jika harus KPNKL menyambangi hingga ke wilayah terpencil tentu memakan waktu lama, pengecekan terakhir akan kita lakukan pada hari Senin, Selasa, dan Kamis mendatang, ditargetkan Jumat selesai. Kami juga sudah mengimbau kepada OPD jika ada randis sesuai kriteria supaya dilelang,” pungkasnya.(ehl/rnn/mlo)




Pos terkait