Pemkab Tanggamus Salurkan Bantuan Bahan Pangan, Bagi Masyarakat Terdampak Covid-19

  • Whatsapp
Bupati Tanggamus Hj Dewi Handajani didampingi Wabup Hi AM Syafii dan jajaran Forkopimda melepas bantuan bahan pangan bagi masyarakat terdampak Covid 19, Rabu (22/4). Foto rnn/mlo

Medialampung.co.id – Pemkab Tanggamus menyalurkan bantuan bahan pangan bagi masyarakat yang terdampak Covid-19. Bantuan yang diberikan berupa beras dan mie instan. 

Bantuan dilepas langsung  Bupati Tanggamus Hj Dewi Handajani, didampingi Wabup Hi. A. M. Syafii dan jajaran Forkopimda, Rabu (22/4) di halaman kantor bupati Tanggamus. 

Bacaan Lainnya



Bantuan yang diangkut menggunakan truk, mobil pikap dan angkot ini mendapat pengawalan dari kepolisian Polres Tanggamus dan Kodim 0424 Tanggamus 

Bupati Tanggamus Hj Dewi Handajani mengatakan, bantuan yang disalurkan berupa 9,8 ton beras dan 98.850 bungkus mie instan. Bantuan tahap pertama ini, lanjut bupati menyasar enam kecamatan yakni Kecamatan Wonosobo, Kotaagung Barat, Kotaagung Timur, Kotaagung, Gisting dan Gunung Alip. 

“Ini merupakan bantuan tahap pertama, nantinya akan menyusul untuk Kecamatan lain. Bantuan bahan pangan ini bersumber dari APBD Kabupaten Tanggamus pada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, “ujar Dewi. 

Dikatakan bupati bahwa bantuan ini difokuskan kepada masyarakat lansia dan penyandang disabilitas.” Dari bantuan ini diharapkan dapat mengurangi beban masyarakat, khususnya para lansia. Harapannya bencana ini segera berakhir dan seluruh masyarakat Tanggamus diberikan kesehatan, “pungkas bupati. 

Sementara Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tanggamus, Zulfadli mengatakan bahwa, paket yang disalurkan hari ini merupakan bagian dari 31 ribu paket bantuan sembako yang direncanakan.” Iya, bantuan 9,8 ton beras dan 98.850 bungkus mie instan ini bagian dari 31 ribu paket sembako itu yang mana diberikan secara bertahap, “ujar Zulfadli. 

Masih kata Zulfadli bahwa bantuan tahap pertama yang disalurkan ini masing-masing penerima mendapat 10 kg beras dan 10 bungkus mie instan.”Sasarannya lansia 8.152 orang dan penyandang disabilitas 1. 733 orang sehingga totalnya 9.885 orang,”terangnya. (rnn/ehl/mlo)



Pos terkait