Pemkot Bandarlampung Akan Bangun Destinasi Wisata Bernuansa Agri Park

  • Whatsapp
Kepala Bappeda Kota Bandarlampung, Khaidarmansyah

Medialampung.co.id – Bandarlampung akan memiliki destinasi wisata baru di kawasan pesisir dan wisata buatan bernuansa Agri Park.

Hal itu merupakan hasil kunjungan Walikota Bandarlampung Eva Dwiana ke Jakarta, menemui Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Uno, untuk meminta bantuan pemerintah pusat untuk pembangunan destinasi wisata di Kota Tapis Berseri, beberapa waktu lalu. 

Bacaan Lainnya


Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bandarlampung, Khaidarmansyah menyampaikan, bahwa usulan pembangunan wisata ini berawal dari Kota Bandarlampung yang merupakan tempat singgah sementara bagi wisatawan luar daerah, khususnya sejak beroperasinya Tol Trans Sumatera.

“Bisa dikatakan Bandarlampung ini jadi tempat transit ya, bukan destinasi atau tujuan. Karena destinasinya mungkin ke Pesawaran, Lampung Timur, atau Way Kambas. Maka Bandarlampung lah yang menyiapkan hotel dan restoran,” ujarnya

Khaidarmansyah menjelaskan, tentu pemkot tidak ingin hanya seperti itu, pemkot juga ingin Kota Bandarlampung memiliki destinasi wisata yang bisa dikunjungi wisatawan.

“Sekarang kan destinasi di kita buatan. Seperti Lembah Hijau, Pintu Langit, Lengkung Langit, Puncak Mas, itu kan buatan semua,” lanjutnya

Khaidarmansyah menambahkan, bahwa Bandarlampung juga memiliki kawasan alam yang bisa dieksplor, yaitu lautnya. “Pemkot ingin potensi laut yang ada ini juga dapat dijadikan pariwisata. Sehingga diusulkan Pulau Pasaran menjadi destinasi wisata,” bebernya

Dalam proposal pengusulannya, disampaikan bahwa Pulau Pasaran mempunyai potensi pada hutan mangrovenya, tempat memancing, dan spot permainan air.

“Tapi, persoalannya adalah akses ke pulau pasaran ini kan susah. Kalau kita mau membangun disana, batu itu dibawanya pakai becak, pasir juga pakai becak, jadi costnya tinggi. Sehingga kita minta untuk dibuatkan jembatan yang bagus. Tentu saja kami juga mengganggarkan,” jelasnya.

Bantuan yang diminta untuk menata Pulau Pasaran antara lain mulai dari pembangunan jembatan, penataan tempat menjemur ikan, MCK (Mandi, Cuci, Kakus), drainase, jalan-jalan, spot memancing, dan hutan mangrove.

“Pak Menteri nanti akan datang kesini, tapi kapan waktunya belum tahu. Kalau mereka jadi kesini, nanti akan kami bawa ke Pulau Pasaran, karena beliau itu kan sangat antusias dengan UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah). Nanti kita akan lihat juga bagaimana teri kita disana akan ditingkatkan lagi,” sambung Khaidarmansyah

Untuk pengembangan masyarakat sendiri juga akan dipikirkan oleh pemerintah kota. Namun, mereka masih memfokuskan pada pembangunan jembatan terlebih dahulu.

“Kalau ada orang yg mau menginap disana pasti nanti dengan sendirinya akan muncul homestay-homestay, disitu kita juga akan kembangkan. Tapi yang penting itu prasarana dasar dulu yang kita siapkan, jembatan itu kuncinya,” bebernya

Khaidarmansyah mengatakan, bahwa rencananya pemerintah kota akan membuat jembatan baru yang nantinya akan dibuat di sisi kiri dan kanan jembatan yg lama. Sedangkan jembatan lama akan diperbaharui

Kemudian Ia menyampaikan rencana wisata lainnya yaitu agrowisata atau Agri Park pohon bibit di dekat Kampus Malahayati.

“Mulai dari embungnya kita bagusin, nanti ada Agri Teater kita buat di dalam, kemudian hutan bambu. Jadi intinya, Bunda disana menyampaikan program-program untuk membuat destinasi wisata di Kota Bandarlampung yang bersifat alam dan buatan,” tandasnya.(*/mlo)


Pos terkait