Pemkot Bandarlampung Bakal Sediakan Ganose di Tempat Pelayanan Masyarakat

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Pemkot Bandarlampung akan memperbanyak Genose untuk memeriksa warga di tempat pelayanan-pelayanan yang menjadi prioritas karena yang sifatnya keramaian. 

“Kita akan berusaha menekan lonjakan kasus Covid-19 di Bandarlampung, dan berencana memperbanyak Genose C19, alat penguji Covid-19 buatan Universitas Gadjah Mada (UGM),” ujar Eva.

Bacaan Lainnya

Namun, lanjutnya, belum pasti berapa akan kita beli alat Ganose ini,pemkot memastikan alat itu sangat bermanfaat untuk melakukan pemeriksaan di tempat-tempat keramaian secara cepat, dan kita gunakan di Disdukcapil, Puskesmas juga pelayanan yang lainnya.

Untuk saat ini alat tersebut masih di Poliklinik Gedung Satu Atap (Satap) dan Dinas Kesehatan Bandarlampung.

“Kita berencana untuk membeli banyak lagi. Dan kita siapkan di tempat keramaian, jadi warga yang datang akan kita lakukan pemeriksaan pakai Genose,” ungkapnya. 

Ia juga mengatakan akan beli lagi untuk ditempatkan di puskesmas-puskesmas, kata Eva Dwiana saat menyaksikan uji coba Genose di Poliklinik Gedung Satu Atap Pemkot Bandarlampung, Senin (28/6).

“Setiap warga Bandarlampung yang ingin mengurus data kependudukan bisa langsung diperiksa di Poliklinik di Gedung Satu Atap. Untuk pemeriksaan Ganose bisa juga langsung ke RSUD A. Dadi Tjokrodipo dan di Dinas Kesehatan untuk warga Bandarlampung semua gratis,” bebernya.

Selanjutnya, Eva Dwiana alasan Pemkot memilih Genose sebagai alat tes karena dinilai pengujiannya cukup cepat dan efektif dalam mendapatkan hasilnya 

“Apalagi tadi setelah pengecekannya lima menit bisa ketahuan dan jangan makan macem-macem jadi benar-benar steril,” harapnya.

Ia juga mengimbau bagi warganya yang masih memiliki anak kecil untuk taat protokol kesehatan karena Covid-19 varian baru sudah menyerang anak-anak.

Dikutip dari laman UGM, Genose dikembangkan oleh para ahli UGM yang dipimpin oleh Prof Dr Eng Kuwat Triyana.

Dengan akurasi yang diklaim mencapai 75 %, Genose mendapatkan izin dari Kemenkes untuk menjalani uji diagnostik pada Oktober 2020. Desain uji diagnostik berupa cross sectional dan triple blinded. Sementara itu, rekrutmen subjeknya adalah multicenter consecutive sampling hingga tercapai jumlah sampel berimbang antara kelompok positif Covid-19 dan negatif Covid-19.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung berencana memperbanyak Genose C19, alat penguji Covid-19 buatan Universitas Gadjah Mada (UGM). Genose tersebut rencananya akan dipakai untuk memeriksa warga di tempat-tempat keramaian.

“Dengan adanya Ganose kita berharap bisa menekan laju Covid-19 ini. Dan masyarakat juga harus menerapkan hidup sehat dengan menerapkan 5 M,” pungkasnya.(jim/mlo)


Pos terkait