Pemkot Bandarlampung Larang Konvoi di Takbiran

Medialampung.co.id – Pemkot Bandarlampung tegas melarang warganya konvoi di malam takbiran untuk menghindari terjadinya peningkatan Covid-19.

Hal itu disampaikan, Walikota Eva Dwiana saat konferensi pers bersama Forkopimda Kota Bandarlampung, Sabtu (30/4).

Bacaan Lainnya


Ia meminta warga untuk tidak melakukan pawai  malam takbiran  di atas kendaraan, yang melintas di kawasan jalan protokol dan sekitarnya.

“Kami mengimbau agar takbiran dilakukan di masjid atau di lingkungan tempat tinggal saja, tidak perlu konvoi,” ujar Walikota Eva Dwiana di dampingi Kapolresta Bandarlampung Kombes Pol Ino Harianto, Dandim 0410/KBL Kolonel Inf Faisol Izuddin Karimi, serta Perwakilan Kemenag kota Bandarlampung Seksi PHU Musal Badri Kusuma.

Hal tersebut, menurutnya, karena melihat kondisi Kota Bandarlampung yang saat ini masuk ke zona level 2 penyebaran Covid-19.

“Silahkan mengadakan takbiran di masjid dan mushola, dan tidak ada yang namanya konvoi takbiran,” tambahnya

Selain itu, menurut Eva Dwiana konvoi takbiran di jalanan umum juga dapat mengakibatkan kemacetan.

Ia menambahkan, jika masih ada warga yang masih melakukan konvoi di jalanan umum, maka pihak kepolisian akan menghalau konvoi tersebut untuk kembali ke tempatnya masing-masing.

Lebih lanjut, Eva Dwiana meminta agar sholat Ied hanya 50 persen dari jamaah, dan ini merupakan aturan yang tertuang dalam Surat Edaran Menteri  Agama  No.8/2022, Tentang Panduan Penyelenggaraan Ibadah Pada Bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1443 H/2022 M.

Selain itu aturan tersebut juga tertuang dalam Surat  Edaran  Gubernur Lampung No.045.2/1365/02/2022 Tentang Pelaksanaan Ibadah di Bulan Ramadhan dan Sholat Idul Fitri 1443 Hijriah/2022 M, serta Instruksi walikota Bandarlampung No.11/2022 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan.(jim/mlo)


Pos terkait