Pemkot Bandarlampung Masih Tunggu Juklak Juknis Seleksi ASN 2021 dari BKN

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Bandarlampung hingga kini masih menunggu petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) terkait seleksi Aparatur Sipil Negara (ASN) 2021 yang terdiri dari formasi untuk calon PPPK dan CPNS.

Hal tersebut disampaikan Kepala BKD kota Bandarlampung Wakhidi Soal juklak juknis, terkait statement BKN perwakilan masih menunggu.

Bacaan Lainnya


“Kita masih menunggu dari Menpan karena aturan tersebut belum turun,” ucapnya

Akan tetapi, lanjut Wakhidi, terkait dengan jumlah formasi untuk ASN 2021 memang sudah ada.

“Untuk formasi memang dari awal sudah kita sampaikan,” jelasnya.

Informasinya sudah beredar di media sosial (medsos) bahwa tanggal 30 mulai pendaftaran, tambah Wakhidi, tapi nyatanya pengumuman saja belum.

“Ya silahkan kalau di medsos seperti apa silahkan, tapi kalau kita selaku pelaksana harus jelas,” ujarnya

Lanjut Wakhidi, kalau juklak dan juknis memang sudah ada, pihaknya pasti akan melaksanakan rapat bersama dengan BKD Provinsi.

“Tentunya, untuk membahas menentukan pengumumannya, lokasi tempatnya dan persyaratan juga ada di juklak dan juknis itu,” paparnya.

Oleh karena, ia mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk dapat menunggu saja juklak dan juknis dari BKN keluar dan itu bisa diakses seluruhnya.

“Bisa juga dilihat melalui portal https://sscn.bkn.go.id/. Jadi itu bukan hanya kota saja karena seluruh Indonesia yang masih nunggu juklak dan juknis,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung membuka 1.716 formasi pada seleksi Aparatur Sipil Negara (ASN) 2021 yang terdiri dari formasi untuk calon PPPK dan CPNS.

Hal tersebut diungkapkan Wakhidi, Kepala BKD Kota Bandarlampung saat ditemui di lingkungan kantor pemkot setempat, Senin (24/5).

“Jadi untuk Bandarlampung penerimaan ASN di 2021 untuk CPNS 49 orang tenaga kesehatan, untuk guru PPPK sebanyak 1.667,” paparnya. 

“Jadi total untuk penerimaan ASN Bandarlampung 2021 sebanyak 1.716,” tandas Wakhidi.(*/mlo)




Pos terkait