Pemkot Bandarlampung Mulai Lakukan Simulasi PTM Terbatas

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Pemerintah Kota Bandarlampung mulai melakukan simulasi PTM untuk sekolah dengan batasan waktu yang nantinya akan diatur.

Hal itu diungkapkan Walikota Bandarlampung Eva Dwiana kepada Medialampung.co.id di SMPN 34 Bandarlampung, Kamis (9/9), saat ini kondisi Bandarlampung terus membalik, setelah asesmen PPKM turun ke level 3, hingga berstatus zona kuning Covid-19.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan situasi pandemi Covid-19 di Kota Bandarlampung saat ini, pemkot merencanakan simulasi PTM terbatas mulai Senin pekan depan. Ada satu sekolah setiap tingkat di setiap kecamatan yang akan ditunjuk untuk melaksanakan simulasi PTM terbatas. 

“Jika simulasi ini sukses, kita optimis PTM terbatas dapat dilaksanakan di seluruh sekolah yang ada di Bandarlampung,” kata Eva Dwiana.

Lebih lanjut, sejumlah sekolah juga telah mempersiapkan diri untuk PTM terbatas, dengan pemasangan sekat pada meja siswa. 

“Penyekatan dan jaga jarak sudah dilakukan, untuk kapasitasnya nanti hanya 50%. Jadi misal di satu kelas ada 30 siswa, hanya 15 siswa yang ikut PTM terbatas. Selanjutnya bergantian setiap harinya, Senin sampai Jumat,” terang dia

Pada simulasi ini, akan diikuti oleh siswa kelas IX tingkat SMP, dan kelas VI untuk tingkat SD. Menurut Eva, jika simulasi PTM terbatas berjalan lancar, selanjutnya dapat diikuti oleh siswa kelas di bawahnya. Untuk jam belajar, akan diberlakukan selama 2 jam/hari. 

“Kalau dengan 2 jam sukses, selanjutnya kita coba 4 jam. Kalau sudah lancar, kita terapkan jam belajar seperti biasanya,” imbuhnya.

Untuk diketahui, Bandarlampung saat ini berstatus zona kuning Covid-19 serta berada pada asesmen PPKM Level 3. Seiring dengan situasi tersebut, 

Pemerintah kota juga mulai melakukan vaksinasi terhadap pelajar, khususnya kelas IX tingkat SMP. Pada tahap pertama dilakukan vaksinasi terhadap 7.000 siswa, dan pada tahap kedua ini melengkapi hingga jumlah siswa di kelas IX seluruhnya 17.000 siswa.(jim/mlo)


Pos terkait