Pemkot Bandarlampung Optimalkan Test dan Tracing Secara Acak

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Pemkot Bandarlampung mulai mengoptimalkan test dan tracing secara acak di setiap kecamatan kepada warga yang memiliki kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

Seperti di daerah pesisir yang padat penduduk, test dan tracing kontak erat dilakukan secara acak melalui tes usap antigen.

Bacaan Lainnya

Terdapat 3 titik kawasan pesisir yang dilakukan tes dan telusur kontak erat yakni di Pasar Panjang, komplek permukiman Kelurahan Panjang Utara, dan Kelurahan Panjang Selatan. Pemeriksaan melibatkan tenaga kesehatan dari Puskesmas Sukamaju, dan Puskesmas Panjang pada Kamis (5/8).

Dari tiga lokasi yang mengikuti tes usap antigen secara gratis sedikitnya 30 orang dinyatakan negatif.

Bunda Eva mengimbau warga tidak takut untuk dites karena merupakan salah satu bentuk pencegahan dini penularan Covid-19, khususnya di kawasan padat penduduk.

Walikota Bandarlampung Eva Dwiana mengatakan setiap kali turun ke masyarakat, membawa alat antigen untuk melakukan tes secara acak. Antigen dari kita, fasilitas ini gratis, dan tidak usah takut karena Covid-19 bukan aib, ini musibah, siapa saja bisa terpapar,”ucapnya

Eva Dwiana yang juga Ketua Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandarlampung ini menjelaskan bagi warga yang Positif Covid-19 harus menjalani isolasi dan dipantau kesehatannya dengan diberikan obat-obatan gratis dan sembako.

“Jadi jangan kemana-mana. Ini kan banyak yang diam-diam tapi kemana-mana, jadi Bunda sampai masuk ke gang-gang,” jelasnya

Sebelumnya, Eva Dwiana juga melakukan tes usap antigen kepada warga Kelurahan Kangkung, Kecamatan Telukbetung Selatan.

Instruksi Wali Kota Bandarlampung No.7/2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 Covid-19 di Kota Bandarlampung. PPKM Level 4 di Bandarlampung diperpanjang sejak 2-9 Agustus 2021.(jim/mlo)


Pos terkait