Pemkot Bandarlampung Prioritaskan Pembangunan di Kawasan Pesisir

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Pemkot Bandarlampung mengajak akademisi dan pakar Universitas Lampung (Unila) bersama-sama membangun daerah pesisir Bandarlampung yang hingga kini masih terlihat kumuh.

Hal ini diungkapkan Walikota Eva Dwiana saat memberikan paparan sebagai narasumber utama pada Talkshow Arah Kebijakan Pembangunan Kota Bandarlampung di Era Bunda Eva, yang digelar oleh FEB Unila, di Gedung Student Center FEB Unila, Kamis (1/4)

Bacaan Lainnya

“Ada tiga lokasi di kawasan pesisir Bandarlampung yang akan Bunda percantik yakni Kelurahan Umbul Asem, Gunung Kunyit dan Pasar Gudang Lelang, Bunda prioritaskan program bedah rumah, serta penataan jalan  pinggir pantai untuk destinasi wisata yang bisa memberikan daya tarik untuk  wisatawan luar dan dalam kota. Mudah-mudahan pakar yang kita miliki  di Unila bisa membantu dan mempercepat pembangunan daerah pesisir ini,” ungkap walikota yang akrab disapa Bunda Eva itu.

Rektor Unila Prof. Karomani, Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Heriyandi, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama dan TIK Prof Suharso serta Dekan FEB Unila Dr. Nairobi dan Ketua Prodi Doktoral FEB Prof Satria Bangsawan sebagai narasumber juga ikut menghadiri acara arah kebijakan pembangunan Kota Bandarlampung.

Masih menurut Eva Dwiana, selain pembenahan daerah pesisir, prioritas program Pemkot saat ini adalah pengendalian pandemi Covid-19 di Bandarlampung agar masuk ke Zona Hijau. Sebab, lanjutnya, jika pandemi tidak teratasi maka perekonomian atau pendapatan asli daerah (PAD) kota Bandarlampung juga akan terus menurun.dan kita tidak bisa membangun apa yang sudah di prioritaskan. 

“Untuk itu, kita  sudah membuat kebijakan memperpanjang belajar daring dari rumah bagi pelajar di kota Bandarlampung sampai Juli 2021 agar pandemi ini segera selesai,” bebernya 

Program prioritas lainnya yang menjadi unggulan sambung  Eva Dwiana   adalah meningkatkan program UKM Bandarlampung diantaranya melalui program pinjaman UKM Bandarlampung tanpa bunga yang akan bekerjasama dengan Bank Mandiri.

“Mudah-mudahan dengan pinjaman UKM tanpa bunga ini bisa mengangkat UKM Bandarlampung, sehingga industri dan wisata Bandarlampung dapat berjalan dengan baik, dengan begitu PAD kota Bandarlampung juga meningkat,” lanjutnya 

Tingginya tingkat pertumbuhan permukiman tepian air pesisir menyebabkan meluasnya permukiman kumuh di sempadan pantai.untuk kita akan benahi  daerah pesisir jadi lebih cantik.

Walikota Eva Dwiana menambahkan, penataan permukiman penduduk dilakukan lewat Program Bedah Rumah, serta penataan jalan dan pinggir pantai.

“Bunda yakin pembangunan di Kota Bandarlampung akan terus berjalan dan bisa memberikan rasa nyaman bagi masyarakat,” pungkasnya.(*/mlo)


Pos terkait