Pemkot Bandarlampung Targetkan 9.620 Vaksin Digunakan dalam Dua Hari

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Vaksin Covid-19 Sinovac resmi digunakan di Kota Bandarlampung dengan digelarnya vaksinasi tahap awal oleh pemkot setempat pada Jumat (15/1) yang melibatkan sejumlah pejabat, tokoh masyarakat, serta unsur TNI, Polri, tenaga kesehatan.

Ketua DPRD Kota Bandarlampung Wiyadi menjadi yang pertama mendapatkan suntikan vaksin produksi China yang diuji klinis oleh Biofarma tersebut. Selanjutnya disusul Kapolresta Kombes Yan Budi Jaya, S.IK dan Dandenpom II/3 Lampung Mayor Cpm Hanri Wira Kusuma, S.H., M.Han.

Bacaan Lainnya


Usai menjalani vaksinasi, Wiyadi mengimbau masyarakat agar tidak takut dan khawatir mengenai keamanan vaksin tersebut.

“Vaksin ini aman dan sudah mendapatkan izin BPOM dan Kehalalan dari MUI, jadi jika ada berita-berita yang bilang vaksin tidak aman itu Hoax. Kita juga diwawancara dulu dengan tenaga medis apakah ada riwayat penyakit atau tidak,” katanya

Sementara itu Kapolresta Bandarlampung Yan Budi Jaya, S.IK., mengaku tidak ada gejala yang mengkhawatirkan setelah divaksinasi.

“Tidak ada gejala apapun. Kami menghimbau masyarakat Kota Bandarlampung untuk tidak mempercayai berita-berita hoax yang mengatakan vaksin ini tidak aman,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Kadiskes Bandarlampung Edwin Rusli mengatakan, pihaknya sudah mendistribusikan 9.620 vaksin Sinovac ke seluruh pusat kesehatan yang bekerjasama dengan pemkot setempat.

“Untuk hari ini baru 20, tapi nanti Senin (18/1) kita akan mulai gunakan 9.620 yang telah didistribusikan ke setiap pusat kesehatan. Syaratnya cukup membawa KTP saja,” ujarnya.

Dalam pelaksanaanya nanti, pihaknya juga menghimbau agar setiap pusat kesehatan menerapkan protokol kesehatan dengan membatasi jumlah pasien yang akan divaksinasi.

“Nanti kita akan batasi, hanya 20 orang per harinya yang divaksin di setiap puskesmas dan diharapkan 9.620 vaksin bisa langsung digunakan kepada masyarakat dalam waktu dua hari,” tutup Edwin Rusli.(*/mlo)




Pos terkait