Pemprov Distribusikan 90 Ribu Paket Sembako

  • Whatsapp
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi bersama Vice President Regional Sumatera Bagian Selatan Gojek, Erika Agustine dan Kadisperindag Lampung, Satria Alam saat melaunching program sembako murah.

Medialampung.co.id – Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Lampung  bekerja sama dengan pemerintah kabupaten/kota, distributor penyedian barang, dan ojek online melaksanakan operasi pasar bersubsidi penanganan dampak ekonomi Covid 19.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai  bentuk kepedulian pemprov Lampung untuk membantu masyarakat rentan ekonomi terdampak Covid-19, terutama kebutuhan bahan pokok dengan harga subsidi.

Bacaan Lainnya



Bahan pokok tersebut dikemas dalam paket sembako bersubsidi sebanyak 90.000 paket, yang berisi lima kg beras, dua kg gula pasir, satu liter minyak,  tepung yang ditebus dengan harga Rp45ribu.

Gubernur Ir. H Arinal Djunaidi mengatakan Pandemi Covid-19  menyerang kesehatan dan juga perekonomian. Fenomena kenaikan harga kebutuhan pokok pada bulan puasa selalu terjadi, untuk itu perlu diantisipasi dan tentunya pemerintah hadir ditengah masyarakat dalam bentuk kegiatan operasi pasar bersubsidi.

Ia berharap dengan adanya kegiatan ini bisa membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga murah dibandingkan harga pasar dan menumbuhkan kembali daya beli masyarakat.

“Mudah-mudahan melalui operasi pasar ini akan lebih dapat meningkatkan rasa kebersamaan dan rasa persaudaraan diantara aparatur dunia usaha dan masyarakat umumnya,” jelas Gubernur.

Sementara itu, Kepala Disperindag Provinsi Lampung Satria Alam mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan sebanyak 24 kali di seluruh Kabupaten/Kota. Khusus di Kota Bandarlampung dilaksanakan selama lima hari, dalam / hari dapat menyalurkan 400 paket yang diantar langsung oleh driver gojek dengan mematuhi protokol kesehatan.

“Supaya tidak ada kerumunan jadi kita gunakan driver gojek, kalau di Kabupaten bisa door to door secara teknis diserahkan ke masing-masing kepala daerah yang terpenting dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan,” katanya. (*/mlo)



Pos terkait