Pemprov Fasilitasi Kepulangan dan Beri Santunan PMIB Asal Lamtim dan Lamut

  • Whatsapp

Medialampung.co.id –  Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Lampung bersama Dinas Sosial (Dinsos) dan Unit Pelaksana Teknis Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (UPT BP2MI)  Provinsi Lampung memfasilitasi pemulangan dua orang Pekerja Migran Indonesia Bermasalah (PMIB) dari Negara Malaysia berasal dari Kabupaten Lampung Utara dan Lampung Timur pada Selasa (29/6).

Hal tersebut dalam rangka memberikan pelayanan serta perlindungan terhadap Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Pra sampai dengan Purna Penempatan serta PMIB. Kemudian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung memberikan perhatian khusus terhadap masyarakatnya yang bekerja keluar negeri.

Bacaan Lainnya

“Perhatian tersebut juga merupakan upaya untuk memperkecil proses penempatan non prosedural kedepannya. Karena masyarakat kurang memahami proses penempatan yang prosedural diharapkan para PMIB yang pulang ke daerah dapat bercerita ke keluarga atau masyarakat sekitar pedihnya menjadi PMI non prosedural,” kata Kepala Seksi (Kasi) Penempatan Tenaga Kerja Luar Negeri Disnaker Provinsi Lampung, Eko Heru Misgiyanto saat dimintai keterangan, Kamis (1/7).

Ia mengatakan kedua PMIB tersebut yaitu Asep Yulianto beralamat Dusun Sidomukti, Kecamatan Sidomukti Kabupaten Lampung Timur (Lamtim) dan Suandi asal Abung Pekarun, Kecamatan Kotabumi Kabupaten Lampung Utara (Lamut).

“Setelah dijemput, kedua PMIB kemarin kita berikan motivasi untuk membangun desa dengan memanfaatkan sumber daya alam desa karena rata rata para pekerja PMIB bekerja pada sektor Perkebunan, bangunan dan asisten rumah tangga,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan kedepannya sekitar 2ribu PMIB non prosedural dari Malaysia akan dipulangkan ke Lampung.

“Iya sekitar 2ribu an orang PMIB asal Lampung yang akan di pulangkan dari Malaysia dan ini baru dua orang. Tapi, Kalo kalo untuk data pasti belum kita terima karena setelah dideportasi baru kita bisa mengakses data mereka,” jelasnya.

Saat ini para PMIB tersebut dalam proses penyelidikan dan permasalahan migrasi.

Saat ditanyakan antisipasi Pemprov ketika para PMIB dipulangkan secara bersama-sama. 

Ia mengatakan pemerintah daerah siap saat ini mempunyai fasilitas sentral sementara di beberapa titik seperti balai latihan kerja Bandarlaampung.

“Iya kita sudah siapkan fasilitas jika kedatangan membludak yang kita siapkan paling besar Asrama Haji Provinsi Lampung yang berada di Jl.Soekarno-Hatta,” pungkasnya. (ded/mlo)


Pos terkait