Pemprov Lampung Siap Akomodir Peningkatan Status Jalan Lampura

  • Whatsapp
Asisten II Setdaprov Lampung, Edi Yanto didampingi Sekdakab Lampura Lekok, saat memberi keterangan kepada media usai Musrenbang tingkat Provinsi yang digelar secara Virtual. - Foto Medialampung.co.id

Medialampung.co.id – Pemerintah Provinsi Lampung siap mengakomodir keinginan Pemerintah Daerah, Kabupaten Lampung Utara (Lampura), dalam hal kerusakan infrastruktur di sejumlah titik jalan berada di Kabupaten Berjuluk Bumi Ragam Tunas Lampung.

Hal tersebut, dikemukakan Asisten II Setdaprov Lampung, Edi Yanto, saat menggelar Musrenbang tingkat Provinsi secara Virtual, di ruangan Siger Pemkab Lampura, Selasa (23/3).

Asisten II Setdaprov Lampung, Edi Yanto mengatakan bahwasanya mekanis peningkatan status jalan dapat dilaksanakan. Asalkan telah melalui pengajuan, seperti yang dilaksanakan pada saat itu. Dan pemerintah provinsi siap mengakomodir, sesuai dengan proses dan mekanisme yang berlaku.

“Kita siap, asalkan sesuai mekanisme dan keadaan keuangan provinsi yang memadai,” jelasnya.

Termasuk, kata dia, masalah perbaikan jalan provinsi yang mengalami kerusakan di sejumlah ruas jalan. Seperti Kotabumi ke Bumi Agung tembus Tatakarya menuju Tubaba, dan Jalan Lintas Sungkai mulai dari Kelurahan Sindangsari Kotabumi hingga jalan berada di Kecamatan Sungkai Utara.

Sejumlah jalan tersebut, kata dia, keadaannya sudah cukup membahayakan, dengan banyaknya kecelakaan dialami warga saat melintas di ruas jalan tersebut.

“Ya itu juga menjadi perhatian kita, saat ini diklaim masih 76%. Kedepan akan diupayakan diatas 80% perbaikannya, secara bertahap sesuai keadaan keuangan provinsi,” tegasnya.

Kepala Dinas PUPR Lampura, Syahrizal Adhar menambahkan bahwasanya pemerintah daerah berinisiatif meningkatkan status jalan, dari sebelumnya ditangani kabupaten tertua di Lampung itu menjadi kewenangan provinsi. 

Diantaranya, jalan lingkar Bernah-Kalicinta, Wonogiri-Banyuurip, Banyuurip-Kalicinta dan Simpang Propau, Kecamatan Abung Selatan, Kabupaten Lampura.

“Kita coba ajukan peningkatan status jalan, dari kabupaten kepada provinsi karena keadaan keuangan daerah. Oleh sebab itu, kami berharap ini dapat mengakomodir sesuai aspirasi masyarakat. Selain faktor keramaian kendaraan juga penggunaan di lapangan, sehingga membutuhkan penanganan lebih,” kata dia didampingi Sekretaris, Alfian Yusuf.

Bila hal itu dapat diakomodir, kata dia, setidaknya dapat meringankan beban pemerintah daerah. Dalam hal masalah pembiayaan, sebab, disana merupakan urat nadi penopang perekonomian warga yang menjadi akses penghubung ke jalan Provinsi maupun nasional.

“Besar harapan kami itu dapat diakomodir, sehingga membantu masyarakat. Khususnya dalam menunjang roda perekonomian penduduknya,” imbuhnya.

Berdasarkan informasi dikumpulkan di lapangan, selama tiga tahun terakhir minim. Bahkan tak ada sama sekali.

“Jangankan peningkatan jalan, perbaikkan saja nyaris tak ada. Sehingga dapat dilihat sendiri kerusakannya, di seputaran kota saja rusak parah apalagi yang jauh. Khususnya jalan-jalan yang dilalui kendaraan berat, baik itu perusahaan maupun warga mengangkut hasil panennya,” ujar Hermansyah, salah seorang warga Kotabumi. 

Saat ini, kata dia, baik jalan Provinsi maupun Kabupaten, kondisinya sangat rusak dan perlu adanya perbaikan dari pemerintah.

“Jangan sampai pemerintah tutup mata. Kondisi jalan saat ini buruk, yang membuat perekonomian warga semakin terpuruk,” pungkasnya.(adk/ozy/mlo)




Pos terkait