Pemprov Prioritaskan Perbaikan Jalan Guna Tingkatkan Perekonomian Masyarakat

  • Whatsapp
Kepala Dinas (Kadis) BMBK Provinsi Lampung, Febrizal Levi Sukmana

Medialampung.co.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalaui Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) memprioritaskan pembangunan jalan rusak yang memiliki peran penting terhadap peningkatan perekonomian masyarakat untuk segera dilakukan perbaikan.

Kepala Dinas (Kadis) BMBK Provinsi Lampung, Febrizal Levi Sukmana mengatakan, terdapat beberapa kategori prioritas perbaikan ruas jalan milik Provinsi yang direncanakan akan mulai dikerjakan pada tahun 2022 mendatang.

Bacaan Lainnya


“Prioritas utama adalah jalan rusak berat dan mampu meningkatkan perekonomian warga terutama yang ada di wilayah utara. Seperti Kabupaten Lampung Utara, Tulangbawang Barat, Wayanan dan Lampung Tengah,” ungkapnya Levi saat dimintai keterangan, Senin (7/6).

Lanjutnya, Untuk prioritas selanjutnya adalah jalan yang tidak rusak berat atau kondisi sedang namun memiliki peranan penting dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Jadi disitulah prioritas utama kita yang mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kewilayahan. Kalau yang prioritas saja namun tidak utama adalah jalan yang rusak berat namun kurang mampu meningkatkan ekonomi dia meningkatkan ekonomi tapi cuma sedikit,” paparnya.

Ia juga mengatakan di tengah masa pandemi Covid-19 saat ini pemprov sedikit mengalami kendala dalam mewujudkan perbaikan jalan akibat terkendala oleh anggaran. 

Karenanya, pihaknya saat ini tengah melakukan upaya dan mencarikan solusi untuk menutupi kekurangan-kekurangan pembiayaan infrastruktur dengan melakukan berbagai alternatif.

“Pemprov Lampung akan mengupayakan mencari untuk menutupi pembiayaan infrastruktur dengan cara pertama mungkin peminjaman. Kedua dengan cara mencari investor atau investasi. Pola-pola alternatifnya seperti pinjam baik dari PT. SMI atau dari sindikasi bank ataupun pola KPBU,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan saat ini beberapa pola pembiayaan tersebut telah dilakukan penjajakan dan telah didalami. Dengan harapan pada tahun 2022 mendatang rencana perbaikan ruas jalan milik Provinsi dapat dijalankan.

“Insyaallah lah kita di tahun depan dapat pinjaman itu untuk pembiayaan infrastruktur untuk Lampung berjaya. Pada saat ini sedang dalam proses jadi belum bisa kita publish karena semua sedang dalam proses,” tuturnya.

Lanjutnya, Jika pembangunan ruas jalan milik Provinsi juga akan dilengkapi dengan badan jalan, bahu jalan dan juga drainase. Namun hal tersebut perlu dilakukan kajian dan review terlebih dahulu.

“Prioritas utama untuk pembiayaan besar baik nanti bisa menggunakan anggaran yang pinjaman maupun investasi. Sementara untuk pembiayaan berkala dan periodik yang rutin semoga bisa tercover oleh APBD,” pungkasnya. (ded/mlo)




Pos terkait