Pemprov Siapkan Rp7 Miliar untuk Bangun Jalur Batubrak-Suoh

  • Whatsapp
Ilustrasi

Medialampung.co.id – Tahun anggaran 2020 ini, pemerintah Provinsi Lampung diketahui  menggelontorkan Rp7 Miliar lebih untuk  penanganan ruas jalan Batubrak-Suoh Lampung Barat.

Berdasarkan data yang ada,  total ruas jalan yang  kondisinya masih cukup  parah yakni sepanjang  delapan kilometer, sehingga dengan hanya dialokasikannya Rp7 Miliar maka belum seluruhnya bisa  tertangani.

Bacaan Lainnya



Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda)  Lambar Ir. Okmal, M.Si., mengungkapkan, hingga saat ini belum diketahui titik mana saja pada ruas jalan tersebut yang akan dibangun oleh Pemprov, namun pihaknya berharap penanganan dilakukan dengan mengutamakan pada titik-titik terparah.

”Kalau panjang yang belum dibangun dari total sekitar 30 kilometer, itu masih ada delapan kilometer lagi yang kondisinya masih berupa onderlag. Karena itu kami berharap, penanganan dilakukan dengan mengutamakan peningkatan pada titik-titik terparah, karena dengan alokasi Rp7 Miliar tentunya tidak semua bisa tertangani, terlebih ada beberapa titik pada ruas tersebut sudah mengalami kerusakan-kerusakan yang juga mendesak untuk ditangani,” ungkap Okmal.

Untuk penanganan tahun ini, kata dia, pihaknya akan berkoordinasi dengan pemprov khususnya menyampaikan keinginan masyarakat dimana penanganan mengutamakan titik terparah. Sehingga pengguna jalan bisa nyaman melintasi titik-titik, seperti di jalur yang melintasi Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS).

”Kan masih ada beberapa titik yang saat hujan itu sulit dilintasi oleh kendaraan, karena perkerasan jalan yang dilakukan sudah hancur, jadi itu yang akan kami sampaikan ke Pemprov, agar penanganan bisa mengutamakan pada titik terparah,” kata dia.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Lambar Sarwani juga menyampaikan harapan yang banyak disampaikan masyarakat kepada dirinya, agar pemprov melakukan percepatan terkait dengan penanganan ruas jalan Batubrak-Suoh yang memang kondisinya masih  belum nyaman dilintasi oleh kendaraan.

”Potensi yang ada di Suoh dan BNS cukup besar, selain  hasil bumi potensi wisata juga layak untuk dijual, namun kendalanya akses jalan yang masih sulit, karena itu kami mendorong pemprov untuk melakukan percepatan pembangunan ruas jalan tersebut, dan kami yakin pemprov mampu,” pungkasnya. (nop/mlo)



Pos terkait