Pemprov Tanggung Premi AUTP, Lambar Dapat Kuota 500 Ha 

  • Whatsapp
Kasi Lahan dan Irigasi DTPH Lambar Ferdi Nitiarga

Medialampung.co.id – Dalam rangka mendukung program kartu petani berjaya (KPB) yang diluncurkan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi. Tahun ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) akan menanggung 100 persen biaya premi asuransi usaha tani padi (AUTP).

“Kabupaten Lampung Barat mendapatkan kuota untuk 500 hektar, dan kebijakan ini diharapkan akan mulai diterapkan pada musim tanam gadu,” ungkap Kasi Lahan dan Irigasi Ferdi Nitiarga mendampingi Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (DTPH) Ir. Rusdi, Kamis (1/7)

Bacaan Lainnya

Ia menjelaskan, selama ini petani yang mendaftar asuransi membayar premi asuransi sebesar Rp36 ribu/musim sedangkan Rp144 ribu/musim disubsidi pemerintah pusat.

“Nah untuk tahun ini petani tidak lagi membayar premi asuransi sebesar Rp36 ribu/musim tanam karena akan ditanggung oleh Pemerintah Provinsi, jadi gratis,” imbuhnya

Kata dia, lahan seluas 500 Ha di Kabupaten Lambar tersebut tersebar di lokus program KBP yaitu Kecamatan Balikbukit, Kecamatan Waytenong, Kecamatan Kebuntebu dan Kecamatan Sumberjaya.

“Saat ini kita sedang proses CPCL (calon lokasi calon penerima),” kata dia

Dengan ditanggungnya premi asuransi oleh Pemprov tersebut, lanjut dia, pihaknya berharap petani lebih semangat lagi karena gratis atau tidak membayar premi serta petani lebih termotivasi.

“Untuk tahun lalu, jumlah klaim asuransi yang dibayarkan di Kabupaten Lambar sebesar Rp346.500.000 dengan luas lahan 57,7 hektar,” pungkas dia

Seraya menambahkan, program AUTP sangat membantu petani, jika halnya tanamannya diserang oleh hama penyakit dan terkena bencana alam dan serangan hama atau penyakit dengan tingkat kerusakan/kegagalan panen mencapai 75%.

“Kalau petani mengalami gagal panen akibat bencana alam dan serangan hama/penyakit, maka dana klaimnya mencapai Rp6 juta/Ha musim tanam,” tutup dia. (lus/mlo)


Pos terkait