Pemuda Ini Tabung Uang Pemberian Ibunya Untuk Beli Tembakau Gorila

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Hasil kerjasama Satuan Reserse Narkotika dan Obat-obatan Terlarang (Satresnarkoba) Polresta Bandarlampung dengan Bea Cukai Bandarlampung, pemesan narkoba jenis tembakau Gorila, pelaku (R) warga Bandarlampung, dibekuk polisi.

Tersangka R, mengaku pemesanan sekitar 21 gram tembakau gorila via situs elektronik komersial ternama yang dilakukannya adalah kali kedua. Hal tersebut merupakan salah satu jawaban tersangka saat ditanyai bergantian oleh Kasat Resnarkoba Kompol Zainul Fahri didampingi Kasubag Humas AKP Titin Maezunah dihadapan para awak media saat ekspos kasus tersebut di Lantai 3 Mapolresta, Kamis (8/4).

Bacaan Lainnya



“Saya belinya Rp600 ribu per bungkus (berat 10 gram -red). Mesannya via Instagram. Bayar lunas duluan trus nunggu sekitar dua hari baru barangnya dikirim. Ini baru yang kedua. Beli dua bungkus sekaligus buat stok. Sebungkus bisa dipakai buat dua sampai tiga mingguan. Dipakai sendiri bukan ramean,” jawab R dengan suara terpendam masker yang dipergunakannya.

Pria berbadan gempal itu juga sebut sebelumnya tidak pernah menggunakan narkoba jenis lain. Jadi baru dan hanya pakai narkotika jenis tembakau sintetis itu.

Mengaku belum punya pekerjaan tetap, ia sebut menabung dari uang pemberian Ibunya yang berjualan nasi uduk dan pecel sebagai jasa bantu setiap hari menjadi asal dana yang dipergunakannya untuk modal membeli tembakau gorila.

Ditanya kenapa pilih membeli online dari seberang pulau daripada beli langsung, warga Jalan Pangeran Antasari ini menyebutkan bahwa lebih gampang mencari secara online.

Kasat Resnarkoba Kompol Zainul Fahri menjelaskan, dari hasil pemeriksaan sementara disimpulkan bahwa tersangka masih sebagai pemakai.

“Untuk opsi apakah pengedar atau bandarnya masih kami dalami. Sementara kepada tersangka kami kenakan Pasal 114 Ayat (2) Sub Pasal 112 Ayat (2) dengan ancaman tertinggi pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara minimal enam tahun maksimal 20 tahun,” kata Kompol Zainul Fahri.(*/mlo)



Pos terkait