Pemulangan Jenazah PMI Asal Lamtim Masih Ditangani KDEI Taiwan

  • Whatsapp
Kadis Koperasi UKM dan Tenaga Kerja Lamtim Budiyul Hartono

Medialampung.co.id – Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja Lampung Timur belum dapat memastikan jadwal pemulangan jenazah pekerja migran Indonesia (PMI) asal Desa Mekarjaya Kecamatan Bandar Sribhawono yang meninggal di Taiwan.

Kepala Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja Lamtim Budiyul Hartono menjelaskan, pihaknya masih terus berkoordinasi dengan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) dan Kamar Dagang Ekonomi Indonesia (KDEI) terkait rencana pemulangan jenazah ED (25).

Bacaan Lainnya

Dilanjutkan, berdasarkan informasi dari BP2MI, proses pemulangan jenazah ED membutuhkan waktu. Itu karena, penyebab kematiannya masih dalam proses penyidikan kepolisian Taiwan.

“Saat ini, permasalahan kematian ED dan proses pemulangannya masih ditangani KDEI Taiwan,” terang Budiyul, Rabu (13/10).

Diketahui, pekerja migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Lampung Timur meninggal di luar negeri.

Kepala Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja Lamtim Budiyul Hartono menjelaskan, PMI atau sebelumnya disebut tenaga kerja Indonesia (TKI) yang meninggal tersebut berinisial ED (25) warga Desa Mekarjaya Kecamatan Bandar Sribhawono. 

Menurutnya, berdasarkan informasi yang diterima, PMI berjenis kelamin wanita itu meninggal akibat loncat dari lantai 11 di salah hotel di Kota Taichung Taiwan, Jumat (8/10). 

Dilanjutkan, berdasarkan informasi sementara ED diduga nekat bunuh diri karena mengalami depresi. Namun, untuk memastikan penyebab kematiannya, saat ini Dinas Koperasi UKM dan Tenaga Kerja Lamtim masih berkoordinasi dan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI). 

Lebih lanjut dijelaskan, terkait proses pemulangan jenazah ED, maka BP2MI akan berkoordinasi dengan Kamar Dagang Indonesia di Taiwan. “Pihak Kamar Dagang Indonesia di Taiwan yang akan berkoordinasi langsung dengan kepolisian Taiwan,” jelas Budiyul. (wid/mlo)


Pos terkait