Penambahan Kasus Covid-19 Mulai Melandai

  • Whatsapp
Satgas Penanganan Covid-19 Lambar Bidang Komunikasi Publik Erna Yanti, S.Farm, Apt, MPH.

Medialampung.co.id – Kasus terkonfirmasi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Lampung Barat mulai melandai. Dalam dua hari terakhir hanya terjadi penambahan sebanyak 12 kasus, dan sebagian besar dari kasus yang ditemukan itu merupakan hasil tracing terhadap terkonfirmasi Covid-19 sebelumnya.

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Lambar Bidang Komunikasi Publik Erna Yanti, S.Farm, APT, MPH., mengungkapkan, untuk penambahan Minggu (29/8) sebanyak delapan kasus yang tersebar di Kecamatan Sukau tiga kasus, Sekincau dua kasus, Lumbokseminung satu kasus dan sumberjaya dua kasus. 

Bacaan Lainnya

“Untuk tiga kasus dari Kecamatan Sukau datu dirawat di RSUDAU, satu dari perjalanan ke Tulangabawang Barat, satu meninggal, dua kasus dari Sekincau rinciannya satu bertemu dengan adik yang sakit, satu kontak dengan banyak pasien, kemudian satu kasus dari Lumbokseminung memiliki riwayat nayuh, dan terakhir dari Sumberjaya dua kasus, satu memiliki toko dan ke pasar dan satu hasil tracing,” ujarnya. 

Selanjutnya, untuk penambahan empat kasus pada Senin (30/8) berasal dari Kecamatan Batuketulis satu kasus memiliki riwayat melayat, tiga kasus dari Balikbukit dua hasil tracing dan satu sering berkumpul bersama teman. 

“Dengan penambahan sebanyak 12 kasus tersebut, maka total terkonfirmasi Covid-19 di Lambar saat ini mencapai 2.608 kasus, sebanyak 2.270 telah selesai menjalani isolasi dan dinyatakan sehat dan untuk angka kematian mencapai mencapai 129 kasus,” bebernya. 

Meski jumlah penambahan terkonfirmasi Covid-19 di Lambar mulai melandai, kata Erna, namun bukan berarti masyarakat boleh bereuforia dengan menggelar kegiatan yang berpotensi mengumpulkan massa seperti nayuh dan lainnya. Karena potensi penyebaran Covid-19 masih tinggi, terlebih saat ini Lambar masih berada dalam zona orange penyebaran Covid-19. 

“Masyarakat juga harus terus mematuhi protokol kesehatan. Jangan sampai lengah karena potensi penyebaran Covid-19 di Lambar masih tinggi,” pungkasnya. (nop/mlo)


Pos terkait