Penanganan Covid-19 di Lampung Belum Efektif

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Juru Bicara Panitia Khusus (Pansus) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Darlian Pone mengatakan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) menyoroti Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung karena dianggap kurang efektif dalam melakukan penanganan pandemi Covid-19.

Berdasarkan hasil pemeriksaan Pemprov Lampung dalam menangani pandemi Covid-19 bidang kesehatan melalui upaya testing pada tahun anggaran 2020 belum memadai.

Bacaan Lainnya

“Kesimpulan dari hasil pemeriksaan BPK RI bahwa Pemprov Lampung kurang efektif melakukan penanganan pandemi Covid-19,” kata Darlian Pone saat Rapat Paripurna di Gedung DPRD Lampung, Senin (18/1).

Lanjutnya, Memasuki tahun 2021 DPRD Lampung merekomendasikan kepada pemprov untuk meningkatkan kinerja dalam penanganan pandemi covid dengan meningkatkan kinerja 3 T (Testing, tracing, treatment). 

“Kemudian melakukan edukasi dan sosialisasi melalui penyempurnaan manajemen, Peningkatan kapasitas pelayanan, Penambahan laboratorium, Mempersiapkan fasilitas karantina di luar rumah sakit serta mengajak semua pihak untuk berpartisipasi dalam menangani pandemi covid di Lampung,” tambahnya.

Darlian juga mengatakan DPRD Lampung siap mendukung dan bekerjasama dalam menangani pandemi Covid-19 sehingga lebih efektif dan sesuai dengan kebijakan dan peraturan yang ada.

“DPRD siap mendukung Pemprov dalam menangani pandemi Covid-19 di Lampung,” ujarnya.

Sementara Sekdaprov Fahrizal Darminto membantah bahwa untuk pemeriksaan dilakukan pada bulan September jadi statusnya masih September, sehingga ada status anggaran sekian persen yang terserap.

“Kita kan menilai satu tahun pemerintahan belum membayarnya insentif tenaga kesehatan itu status September pada Desember sudah selesai semua,” tutupnya. (ded/mlo)


Pos terkait