Penanganan Stunting Jadi Salah Satu Fokus Pemanfaatan Dana Desa

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Penanganan stunting akan menjadi salah satu fokus pemanfaatan dana desa di tahun 2020, karena kini persoalan stunting menjadi sorotan nasional sehingga pemerintah pekon akan dilibatkan untuk menekan angka penderitanya.

“Masalah stunting kini menjadi sorotan nasional, untuk itu sesuai amanat Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) yang mengatakan bahwa penanganan stunting akan menjadi salah satu fokus pemanfaatan dana desa,” ungkap kepala Dinas Pemberayaan Masyarakat dan Pekon (DPMP) Yudha Setiawan, S.I.P

Bacaan Lainnya



Dalam pelaksanaan program pencegahan stunting itu, lanjut dia, secara teknis pihaknya masih akan menargetkan seluruh pekon untuk bebas dari buang air besar sembarangan serta memastikan ketersediaan air bersih di tingkat pekon.

“Disamping sarana dan prasarana untuk mendukung kesehatan, nanti pekon juga akan ada program yang dapat mengcover atau membantu para ibu-ibu hamil dalam pemenuhan gizi bagi calon bayi,” imbuhnya.

Kendati begitu, lanjut dia, Pencegahan terhadap stunting menjadi salah satu intervensi yang bisa dilakukan namun diharapkan tidak sebatas perbaikan asupan gizi, tetapi juga penyediaan infrastruktur agar masyarakat menjalani gaya hidup sehat. “Ketersediaan jamban dan air bersih di pekon mungkin belum 100% sehingga sisanya masih bermasalah. Jadi ini pekerjaan rumah kita,” imbuhnya.

Selain itu, ia menambahkan bahwa dalam penanganan stunting, setiap pekon nanti harus memiliki data jumlah penduduk yang memiliki balita stunting. Sebagai acuan jumlah perbandingan untuk menentukan angka stunting yang tertangani atau telah terentaskan. “Yang jelas ada data nanti, karena melalui program ini akan terlihat berapa yang telah tertangani dan berapa yang belum,” pungkasnya (edi/mlo)



Pos terkait