Pencairan BPNT di Kecamatan Negeri Agung Mengalami Penundaan

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Keluarga Penerima Manfaat (KPM) program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kecamatan Negeri Agung Kabupaten Waykanan, nampaknya harus bersabar menunggu bantuan sembako periode bulan Maret dan April, karena hingga saat ini masih dalam proses perbaikan atau pemadanan, sehingga dari 2.800 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Kecamatan Negeri Agung baru 1.400 yang sudah menerima bantuan.

“Bukan tidak cair akan tetapi sedang ada proses perbaikan dan pemadanan, sehingga pencairan dana bantuan pada periode Maret dan april terpaksa ditunda awal April lalu mulai dicairkan secara bertahap,” ujar Dayat, Tenaga Kerja Sosial Kecamatan (TKSK) Negeri Agung.

Bacaan Lainnya


Masih menurut Dayat, proses perbaikan atau pemadanan memang sempat mengakibatkan tertundanya pencairan di periode Maret dan April, akan tetapi pada awal April lalu hasil pemadanan mulai diumumkan atau dana BPNT mulai dicairkan, sesuai dengan pengumuman hasil pemadanan yang juga dilakukan secara bertahap sejak awal April lalu, untuk tahap pertama sebanyak 1.400 KPM sudah selesai pemadanan atau sudah mencairkan dana bantuan BPNT.

Sementara itu, hasil pemadanan hingga saat ini baru tahap pertama dengan total 1.400 KPM yang sudah diumumkan selesai pemadanan atau sudah mencairkan bantuan BPNT, sebelum dilakukan proses pemadanan, jumlah KPM BPNT di wilayah Kecamatan Negeri Agung mencapai 2.800 KPM pada periode Februari, artinya jika dilihat dari hasil sementara pemadanan saat ini masih ada 1.400 KPM yang belum menerima pencairan.

“Dari 1.400 KPM yang belum menerima pencairan bantuan tersebut mudah-mudahan tahap kedua menerima bantuan untuk periode Maret dan April, kalaupun tahap kedua ini Belum semua tidak menutup kemungkinan di tahap ketiga,” imbuh Dayat.

Terpisah, Putri, salah satu penerima BPNT dari Kampung Bandar Dalam menyatakan tidak mempermasalahkan jika bantuan tersebut terlambat asalkan hak mereka tetap mereka terima.

“Mau mundur sedikit waktu bagi kami tidak masalah, yang penting pemerintah tahu bahwa bantuan itu sangat kami butuhkan, untuk menyambung hidup di masa pandemi,” tegas Putri.(wk1/mlo)




Pos terkait