Pencarian Terus Dilakukan, Tim SAR-Gabungan Sisir Sungai Way Tenumbang

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Pencarian terhadap Selamet Hardi, warga Pekon Negeri Ratu Tenumbang Kecamatan Pesisir Selatan Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) yang hanyut terseret arus sungai Way Tenumbang, Minggu (25/10), hingga Senin (26/10) masih terus dilakukan.

Bahkan, Tim SAR Tanggamus telah turun ke lokasi untuk melakukan penyisiran aliran sungai bersama tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesbar, TNI, Kepolisian, dan masyarakat setempat.

Bacaan Lainnya

Koordinator Pos SAR Tanggamus, Heri Ansoni, mengatakan pencarian terhadap korban yang hanyut itu dimulai sejak tadi pagi sekitar pukul 07.00 WIB, hingga sore hari masih nihil dan belum membuahkan hasil. Dalam pencarian itu tim SAR menggunakan satu unit perahu karet dengan jumlah enam personel. Selain itu dibantu oleh tim dari BPBD juga menggunakan satu unit perahu karet, termasuk personel dari TNI dan kepolisian melakukan penyisiran.

“Masyarakat setempat juga melakukan pencarian selain menyisir sungai menggunakan perahu, juga melakukan pencarian secara manual dengan menyelam di dasar sungai,” katanya.

Dijelaskannya, penyisiran itu dilakukan mulai dari lokasi terjadinya korban hanyut hingga ke muara sungai yang langsung menuju ke laut lepas. Jika belum ditemukan, pencarian terhadap korban hanyut itu akan dilakukan hingga tujuh hari kedepan.

Dirinya memperkirakan korban sudah berada di dasar sungai atau tersangkut di dasar sungai, dan tidak menutup kemungkinan mengarah ke laut jika melihat kondisi arus sungai.

“Kita berharap mudah-mudahan upaya pencarian kita segera membuahkan hasil, Kendala kita dalam pencarian korban ini salah satunya karena kondisi arus sungai yang cukup deras ditambah lagi dengan kedalam sungai yang sebagian mencapai 10 meter,” jelasnya.

Sementara itu, Danramil 422-02/Pesisir Selatan, Kapten CBA Indra Jaya, mengharapkan dalam pencarian yang dilakukan oleh tim gabungan terhadap warga yang hanyut terseret arus sungai itu tidak adsa kendala dan segera ditemukan.

“Saat ini masih terus dilakukan pencarian, mudah-mudahan secepatnya bisa membuahkan hasil,” pungkasnya.(yan/d1n)


Pos terkait