Pencemaran Air di Lambar Masih di Level Aman

  • Whatsapp
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Lampung Barat Ismet Inoni

Medialampung.co.id – Berdasarkan hasil pemeriksaan secara berkala oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lampung Barat, terhadap 11 sungai dan satu danau di kabupaten setempat, diketahui tingkat pencemaran air masih dibawah ambang batas sehingga masih layak konsumsi.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala DLH Lambar Ismet Inoni, yang menurutnya hingga saat ini belum pernah terjadi pencemaran sungai di Lambar yang berdampak terhadap mutu air yang tidak lagi layak konsumsi.

Bacaan Lainnya



“Alhamdulillah, ada 11 sungai dan satu danau yang setiap bulannya dilakukan pemeriksaan oleh petugas kami, dan hasilnya masih dibawah ambang batas tingkat pencemaran, baik logam berat, kimia dan lainnya. Jadi masih layak konsumsi,” ungkap Ismet.

Dijelaskan, 11 sungai dan satu danau yang sudah dilakukan uji Lab tersebut diantaranya, sungai Way Sindalapai, Way Robok, Way Hululir, Way Jurak, Way Warkuk, Way Salang, Way Semangka, Way Campang Limau, Airhitam, Way Besai, dan sungai Way Umpu.

Disinggung, apakah penggunaan herbisida yang dilakukan para petani berdampak terhadap kualitas air, Ismet mengaku jika dikatakan berdampak jelas saja berdampak, namun kembali lagi prospeknya masih di ambang batas, jadi belum bisa dikatakan mencemari.

“Jika pertanyaan nya berdampak, pasti berdampak dan mempengaruhi kualitas, namun dari prospek ambang batas masih belum mencemari. Makanya kita mengimbau kepada masyarakat untuk mengurangi penggunaan herbisida karena berdampak pada kualitas air. Setiap bulan kita melakukan uji lab, dan sungai yang melewati banyak kebun saat musim penghujan seperti ini kadar fosfat nya tinggi, itu salah satu dampak daripada penggunaan bahan kimia yang berlebihan, karena saat musim kemarau kualitas air jauh lebih bagus,” tutupnya. (nop/mlo)



Pos terkait