Pendaftaran Pergelaran Orkes Gambus Tradisional Dibuka Hingga 15 Oktober

  • Whatsapp
Kabid Pemasaran Pariwisata Endang Guntoro, SH, M.M.

Medialampung.co.id – Hingga kemarin sudah ada 59 grup orkes gambus tradisional dari sejumlah kecamatan di Kabupaten Lampung Barat, yang  mendaftar  pada pergelaran orkes gambus tradisional secara virtual tahun 2020 yang diselenggarakan Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) dan disponsori oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Limau Kunci dan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS).

Kabid Pemasaran Pariwisata Endang Guntoro, SH., mendampingi Kepala Disporapar Lambar Tri Umaryani, SP, M.Si., mengatakan, peserta pergelaran tersebut masih memungkinkan untuk bertambah, mengingat masa pendaftaran  diperpanjang hingga tanggal 15 Oktober mendatang.

Bacaan Lainnya



”Bagi grup-grup orkes yang belum mendaftar masih ada kesempatan. Segera hubungi pihak panitia dan siapkan video-nya untuk diikutsertakan dalam lomba,” ungkapnya.

Saat ini, lanjut Endang, video  orkes gambus dari sejumlah grup sudah diterima oleh pihak panitia, dan akan di upload pada jadwal yang telah ditetapkan oleh panitia.

”Nantinya pada tahap penilaian  akan diambil terbaik  hasil penilaian dewan juri, dengan komposisi penilaian,  yakni penampilan orkes gambus sesuai tradisi yang ada, setelah  itu penampilan (tata panggung dan tata gerak dan keluwesan), kemudian wiraga wirasa wirama serta kejelasan lirik,” bebernya seraya menambahkan, juga akan diambil tiga like terbanyak (sesuai yang memberi like di video saat diunggah).

Dikatakan Endang, video yang diterima dari grup mulai unggah atau di-upload  oleh panitia di Youtube mulai tanggal 11 Oktober, kemudian batas akhir pengumpulan video dan terakhir unggah tanggal 15 Oktober,  urutan unggah/upload video oleh panitia ditetapkan berdasarkan urutan ngumpul video,  selanjutnya pengumpulan video mulai tanggal 29 september sampai dengan tanggal 15 oktober.

”Semakin cepat mengirimkan video, maka akan akan lebih dulu di upload. Selanjutnya ada beberapa hal penting yang perlu diketahui peserta, yakni diperkenankan saling pinjam pemain/personel grup, bahkan jika ada yang ingin mengambil personel dari luar kabupaten juga diperkenankan, selanjutnya gamelan bambu diperkenankan menjadi bagian alat musik,” ujarnya.

Lebih lanjut Endang mengungkapkan, kegiatan ini terorganisir dan berjalan baik, maka pagelaran virtual ini akan dihimpun di Disporapar dan akan tergabung dalam satu wadah channel youtube pariwisata Lampung Barat, bukan tanpa alasan, namun lebih pada tujuan silaturahmi yang terhimpun dalam satu wadah dan akan menjadi sajian tontonan secara virtual bagi para wisatawan/pengunjung yang selalu ingin tahu perkembangan pariwisata lampung barat termasuk didalamnya seni tradisi sebagai salah satu sajian atraksi budaya.

”Sebagai penyemangat dari kegiatan ini, kami bersama sponsor akan menyiapkan tanda apresiasi berupa trophy,  piagam dan dana pembinaan,” ujarnya seraya menambahkan bahwa kegiatan tersebut tidak dibiayai oleh APBD Lambar melainkan hanya akan mengandalkan partisipasi sponsor. (nop/mlo)



Pos terkait