Penerapan Protokol Kesehatan Pada Proses Penyembelihan Hewan Kurban 

  • Whatsapp
Plt. Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung, Lili Mawarti.

Medialampung.co.id – Menjelang Hari Raya Idul Adha, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Provinsi Lampung mengimbau seluruh panitia penyembelihan hewan kurban memperhatikan protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19.

Plt. Kepala Disnakeswan Provinsi Lampung, Lili Mawarti mengatakan, protokol kesehatan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) yang telah dirancang dalam Peraturan Menteri Pertanian No. 114/Permentan/PD.410/9/2014 tentang pemotongan hewan kurban dan surat edaran No. 0008/SE/PK.320/F/06/2020 tentang pelaksanaan kegiatan kurban dalam situasi wabah bencana non alam Covid-19.

Bacaan Lainnya



“Penerapan protokol Kesehatan seperti physical distancing, menjaga kebersihan panitia, pemeriksaan kesehatan awal dan penerapan kebersihan alat-alat untuk pemotongan,” jelas Lili

Selain itu, penyembelihan hewan kurban dapat dilakukan di rumah potong hewan Ruminansia (RPH-R). Namun, jika ada hal keterbatasan jumlah dan kapasitas RPH-R pemotongan hewan kurban dapat  dilakukan di luar RPH-R.

“Diatur jarak antara pemotongan, pengulitan, pencacahan dan pengemasan daging, panitia juga dilarang untuk berhadapan saat bekerja,” jelasnya.

Terkait pembagian hewan kurban, lanjut Lili, panitia disarankan untuk mengantarkan langsung  ke para penerimanya. Hal tersebut bertujuan agar tidak menyebabkan kerumunan masyarakat di suatu tempat.

Panitia kurban setelah melakukan pemotongan harus segera membersihkan diri, mandi dan ganti pakaian sebelum kontak langsung dengan keluarga atau orang lain,” imbuhnya. (*/mlo)



Pos terkait