Pengadaan Sembako Senilai R4,8 Miliar akan Dipercepat

  • Whatsapp
Ilustrasi

Medialampung.co.id – Pemerintah Kabupaten Lampung Barat akan mempercepat pengadaan bantuan sembako. Seperti diketahui, di tahun-tahun sebelumnya bantuan sembako direalisasikan saat menjelang lebaran hari raya idul fitri dan kegiatan pasar murah, namun dengan adanya wabah Coronavirus Disease (Covid-19) maka pengadaan dinilai perlu dipercepat sebagai bentuk antisipasi ketika kebijakan Lockdown diberlakukan.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Lambar Ir. Okmal, M.Si., menyatakan, terdapat dua jenis bantuan sembako yang dianggarkan oleh pemerintah daerah, yakni berupa sembako bantuan gizi untuk lanjut usia (Lansia) serta sembako untuk kegiatan pasar murah.

Bacaan Lainnya



”Keduanya perlu dilakukan percepatan pengadaan, sebagai upaya kita menghadapi segala kemungkinan yang akan terjadi kedepan, karena ketika masyarakat sudah tidak boleh keluar rumah  maka tentunya mereka membutuhkan bantuan kebutuhan pokok, dan melalui sembako tersebut tentunya akan sangat terbantu,” ungkap Okmal.

Dijelaskan, untuk anggaran yang disiapkan dalam rangka pengadaan sembako tersebut, yakni sembako untuk asupan gizi Lansia sebesar Rp2,8 miliar, dan sembako untuk kegiatan pasar murah  Rp2 miliar lebih.

”Sembako untuk asupan gizi Lansia tersebut biasanya  dibagikan menjelang lebaran idul fitri, dan sembako pasar murah itu pada saat-saat tertentu seperti melonjaknya harga jual di pasaran dan lainnya, dan karena wabah Covid-19 in maka pengadaan perlu dipercepat dan sudah disetujui oleh bapak bupati, untuk kemudian segera dibagikan kepada masyarakat,” imbuhnya.

Untuk proses pengadaannya, kata dia, akan dilakukan dalam waktu dekat ini, dan proses lelang tentunya tidak seperti biasanya, mengingat adanya kebijakan yang memudahkan, namun tentunya tujuannya terkait dengan penanganan Covid-19. (nop)



Pos terkait