Pengamanan Pilratin Serentak, 485 Personel Gabungan Diturunkan

485 Personel Gabungan diturunkan untuk mengamankan Pilratin serentak pada 23 Februari mendatang

Medialampung.co.id – Skenario pengamanan Pemilihan Peratin (Pilratin) serentak yang akan diselenggarakan di 60 pekon di Kabupaten Lampung Barat, besok Rabu (23/2) telah dipersiapkan.

Ada tiga ring pengamanan di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS), mulai dari Personel Perlindungan Masyarakat (Linmas) yang berada di ring satu pengamanan di dalam TPS, kemudian ring dua yang terdiri personel Polri dan TNI baik Bhabinkamtibmas dan Babinsa, serta di ring tiga personel Patroli yang memantau situasi di luar TPS.

Bacaan Lainnya


Hal tersebut dibeberkan Kapolres Lambar AKBP Hadi Saepul Rahman, SIK., dalam upacara pergeseran pasukan pengamanan Pilratin serentak, yang dihadiri Bupati Lambar Hi. Parosil Mabsus, Dandim 0422 Lambar Letkol Czi Anthon Wibowo, Kepala Kejari Lambar Riyadi, SH., dan jajaran Forkopimda lainnya, di lapangan Mako Polres setempat, Senin (21/2).

Menurut Hadi, ada 485 personel gabungan baik dari Polres, TNI dan juga Brimob diturunkan dalam pengamanan pelaksanaan Pilratin serentak di 60 pekon tersebut. 

”Kita mengamankan dari awal tahapan hingga akhir, bahkan hingga pelantikan peratin terpilih nantinya kita amankan. Untuk jumlah personel yang diturunkan itu 485 personel, baik dari Polres, Kodim 0422 Lambar dan juga dari Brimob, yang kami minta secara khusus untuk melakukan patroli dialogis dengan menemui tokoh-tokoh untuk sama-sama menciptakan Pilratin yang aman dan damai,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Parosil Mabsus yang berkesempatan menjadi inspektur upacara pergeseran pasukan tersebut menyampaikan, selaku kepala daerah ia sangat mengharapkan kerjasama dan dukungan dari pihak pengamanan dalam menciptakan Pilratin yang aman dan damai. 

”Namun tentunya keras dalam rangka pengamanan bukan hanya hanya kepolisian, maupun TNI, itu menjadi tanggungjawab kita bersama, dan tidak kalah pentingnya pihak yang berkompetisi, tim pemenangan dan tim sukses,” ujarnya. 

Ia juga berharap kepada jajaran pihak pengamanan dalam melaksanakan tugas di TPS, pekon dan kecamatan, bisa melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, dapat melakukan pemerataan dan pemantauan dalam semua tahapan. 

”Dari 60 pekon yang akan melaksanakan Pilratin, kita patut menyampaikan apresiasi khusus. Ternyata seluruh calon dan pendukung memiliki frekuensi yang sama, semua menyadari bahwa ini merupakan proses demokrasi sehingganya tahapan kampanye tidak menimbulkan suatu hal yang mungkin sifatnya mengkhawatirkan dalam proses itu sendiri,” bebernya. 

Namun, kata dia,  tidak boleh terlena dengan situasi yang aman saat ini, semua harus diantisipasi termasuk kemungkinan adanya yang bisa menghambat jalannya pesta demokrasi atau bahkan menciptakan suasana yang tidak aman.

”Pesta demokrasi tidak ada yang boleh menciptakan suasana takut dan menakutkan. Kepada seluruh calon, disaat kita menang tidak boleh membusungkan dada, dan ketika kalah harus berlapang dada,” pungkasnya. (nop/mlo)


Pos terkait