Pengawas TPS Pilkada Akan di Rapid Test

  • Whatsapp
Ilustrasi

Medialampung.co.id – Seluruh Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) Pilkada serentak 2020, dari hasil perekrutan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) melalui Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) yang hingga kini masih berlangsung rencananya akan dilakukan pemeriksaan rapid test sebagai upaya pencegahan pengendalian wabah Covid-19.

Ketua Bawaslu Pesbar, Irwansyah, mengatakan seluruh pengawas TPS hasil perekrutan itu rencananya akan di rapid tes, karena telah dianggarkan oleh pemerintah pusat melalui APBN tahun anggaran 2020. Untuk itu, pelaksanaan rapid tes  seluruh pengawas TPS Pilkada Pesbar 2020 tidak ada kendala.

Bacaan Lainnya



“Pelaksanaan rapid test merupakan wajib dilakukan kepada pengawas TPS yang nanti dinyatakan lulus seleksi,” katanya, Rabu (14/10).

Dijelaskannya, untuk pengawas TPS secara keseluruhan dan kini masih dalam perekrutan di 11 Kecamatan itu sebanyak 318 pengawas TPS yang dibutuhkan, karena itu menyesuaikan dengan jumlah TPS Pilkada Pesbar. Setiap TPS akan ada satu pengawas TPS. Sementara, hingga kini perekrutan pengawas TPS itu masih dalam tahap pendaftaran. Dirinya berharap hingga batas waktu pendaftaran Kamis (15/10), kebutuhan kuota di seluruh Pekon bisa terpenuhi.

“Jika masih ada Pekon yang kebutuhan kuotanya belum terpenuhi, maka nanti akan diperpanjang pendaftaran khusus Pekon,” jelasnya.

Sementara itu, berdasarkan rekapitulasi jumlah peserta yang telah mengajukan berkas pendaftaran untuk pengawas TPS di seluruh Kecamatan hingga hari ini sudah mencapai 402 pendaftar. Dengan rincian Kecamatan Lemong sebanyak 33 orang pendaftar, Pesisir Utara 40 orang, Pulau Pisang 12 orang, Karyapenggawa 51 orang, serta kecamatan Way Krui 36 orang. Kemudian, untuk kecamatan Pesisir Tengah ada 34 orang pendaftar, Krui Selatan 26 orang, Pesisir Selatan ada 31 orang.

“Lalu kecamatan Ngambur 43 orang, Ngaras 36 orang dan Bangkunat ada 60 orang. Untuk jumlah kuota di setiap Pekon baru akan di lakukan perekapan di hari terakhir pendaftaran, sehingga nanti bisa diketahui pekon mana saja yang telah terpenuhi dan yang belum terpenuhi jumlah kuota pendaftarnya,” pungkasnya. (yan/d1n/mlo)



Pos terkait