Pengerukan Pinggiran Jalinbar Batu Keramat Dikeluhkan Pengemudi

  • Whatsapp
Para pengemudi mengeluhkan atas dikeruknya pinggir jalinbar batu keramat. Karena hingga kini pembangunan pengecoran tak kunjung dilakukan. (Foto Ehl)

Medilampung.co.id – Para pengemudi mengeluhkan atas dikeruknya pinggiran jalan lintas barat (jalinbar) yang berada di batu keramat , Kecamatan Kotaagung Timur. Pasalnya pasca dikeruk sekitar pertengahan Mei lalu hingga awal Juni ini, pengecoran di jalan tersebut tak kunjung dilakukan. 

 Akibatnya , sepanjang ruas jalan itu rawan kecelakaan lalulintas , karena selain badan jalan menyempit di kanan dan kiri jalan juga terdapat galian berbentuk siring  cukup dalam karena dikeruk . 

Bacaan Lainnya


Seperti diungkapkan, Iyan salah seorang pengemudi , ia berharap para pihak terkait  segera mengecor pinggiran jalan tersebut , karena akibat pengerukan rawan lakalantas.

Hal senada disampaikan , Jaya pengemudi lainnya, ia juga berharap jalan yang dikeruk  segera dibangun . Karena Jalinbar batu keramat jalannya berkelok-kelok, jika dibiarkan seperti ini, maka sangat rawan lakalantas, tuturnya. 

Terpisah Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR) Tanggamus melalui Sekretaris Dinas , Okta Rizal ketika dikonfirmasi Medialampung.co.id Senin (1/6) merespon positif harapan para pengemudi . 

Menurut Okta Rizal pihaknya beberapa waktu lalu telah menyampaikan kondisi jalan tersebut  kepada pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional ( BPJN) . 

Karena hingga kini pembangunan pengecorannya belum juga dilakukan, maka dinas PUPR Tanggamus melalui Bidang Bina marga kembali akan menyampaikan prihal kondisi terkini  ruas jalan  tersebut kepada pihak BPJN, pungkasnya. 

Sementara itu hasil pantauan di lapangan , jalan yang dikeruk namun tak kunjung di cor itu , berada di ruas jalan bagian atas jalinbar batu keramat hingga perbatasan kecamatan Gisting. (ehl/mlo)



Pos terkait