Penggunaan Knalpot Racing di Blambangan Umpu Makin Meresahkan Warga

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Masyarakat Waykanan, khususnya Blambangan Umpu dan Negeri Baru resah akibat semakin banyaknya pengguna knalpot racing oleh masyarakat, khususnya kaum muda di Kabupaten Waykanan, karena dianggap sangat mengganggu ketenangan dan bising. Untuk itu mengharapkan pihak berkompeten segera melakukan penertiban.

“Suara knalpot racing Brong sangat mengganggu kenyamanan dan ketertiban lingkungan. Baik di siang hari, sore, maupun malam hari, jaman saya dulu suara motor keras dikit dikejar polisi, kalau sekarang bukan hanya keras tetapi sudah sangat mengganggu ketenangan, apalagi ini memasuki bulan suci Ramadhan,” ujar Bambang, warga Kampung Negeri Baru Kecamatan umpu semenguk.

Bacaan Lainnya


Pernyataan Bambang tersebut juga dibenarkan oleh Aray, warga Blambangan Umpu Kecamatan Blambangan Umpu, dimana menurut Aray bukan hanya Knalpot racing, akan tetapi biasanya setelah kebut-kebutan dan memamerkan suara knalpot motornya yang bising, para pengguna santai dan berkumpul di tugu Ryacudu Simpang Lima Kelurahan Blambangan Umpu, nongkrong hingga larut dan mengabaikan protokoler kesehatan.

“Bukan hanya malam Minggu, pernah saya lihat mereka itu nongkrong malam Jumat di tugu Ryacudu santai saja ngumpul merokok dan bergerombol, sehingga sangat riskan dengan cluster baru dan rentan dengan berbagai hal buruk lain, mirisnya kerap terlihat aparat namun seakan tidak dilihat, sehingga mereka merasa semakin bebas padahal saat ini kita hidup dalam kondisi New Normal dengan tetap memprioritaskan protokoler Kesehatan,” imbuh Aray.

Hal senada juga disampaikan Dhendy Warga lainnya yang mengatakan suara knalpot racing membuat aktivitas dan konsentrasi kerja maupun yang lagi beribadah menjadi terganggu.

“Ini bukan hanya saya yang merasa terganggu, tetapi warga lain banyak yang mengeluh. Apalagi saat jam istirahat maupun saat melaksanakan shalat, pengguna knalpot racing itu sering memainkan gas motornya,” ujar Dhendy dengan kesal.

Dia berharap agar Pihak Kepolisian Khususnya Satuan lalulintas Polres Waykanan untuk segera melakukan penertiban kepada pengguna knalpot racing Bising yang sangat meresahkan masyarakat dan mengganggu pengguna jalan.

“Tolong pihak Kepolisian jangan hanya lakukan himbauan saja, tolong ditindak tegas,” pintanya.

Terpisah Kasatlantas Polres Waykanan menyatakan justru pihaknya sudah melakukan penertiban sejak 2 bulan yang lalu, dan di bulan puasa ini pihaknya memprioritaskan operasi untuk keselamatan berupa penyuluhan, himbauan, bakti sosial, pembagian masker dan memberi pengertian pada masyarakat untuk tidak mudik guna meminimalisir Pandemi Covid-19.(wk1/mlo)




Pos terkait