Pengunjung Objek Wisata di Lambar Capai 57.684 Orang

  • Whatsapp
Kepala Disporapar Lambar Tri Umaryani, SP, M.Si.

Medialampung.co.id – Jumlah kunjungan wisatawan baik wisatawan nusantara maupun mancanegara di Kabupaten Lambar  setiap tahunnya mengalami peningkatan yang signifikan. 

Berdasarkan data dari Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar), jumlah pengunjung wisatawan nusantara dan mancanegara dalam tiga bulan yaitu Januari-Maret mencapai 57.684 orang, sedangkan bulan April hingga hari ini, Rabu (8/7) tidak ada pengunjung sama sekali karena dampak adanya wabah Covid-19.

Bacaan Lainnya



“Dari awal April hingga hari ini tidak ada pengunjung wisatawan baik wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara yang berkunjung ke sejumlah objek wisata di Kabupaten Lambar, karena ditutup akibat adanya dampak wabah Covid-19,” ungkap Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Tri Umaryani, S.P, M.Si, Rabu (8/7).

Mantan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Lambar tersebut menjelaskan, sebanyak 57.684 orang pengunjung tersebut rinciannya wisatawan mancanegara sebanyak 229 orang dan wisatawan nusantara mencapai 57.455 orang. 

Lanjut Tri, pengunjung wisatawan nusantara sebanyak 57.455 orang itu, yang paling banyak datang berkunjung yaitu Kebun Raya Liwa sebanyak 27.029 orang, Bawang Bakung 4.108 orang, pengelola kopi 4.025 orang, Taman Hambekhos 3.985 orang, kemudian Tamiang Hill 3.128 orang, Reas Area 2.965 orang, Wisata Danau Ranau  sebanyak 1.396 orang, Kampung Strobery 1.861 orang, Wisata Suoh Keramikan 1.265 orang dan Air Terjun Bekuang Pagardewa mencapai 1.211 orang. 

Sedangkan untuk wisatawan mancanegara 229 orang, berkunjung ke Reas Area, Wisata Danau Asam, Air Terjun Bekuang Pagardewa, Bawang Bakung, Wisata Danau Ranau,  Wisata Suoh, Kampung Kopi Rigis, TNBBS, Lamban Gedung Kepaksian Pernong serta Sentral Kopi Way Mengaku.     

Menurut Tri, guna menarik minat wisatawan dan memajukan wisata.  Pihaknya melakukan berbagai upaya  yaitu melakukan promosi wisata yang ada serta pembuatan website tentang pariwisata.

“Kita juga mempromosikan melalui media massa, media elektronik serta media sosial. Tanpa publikasi, wisata di Lambar kurang diketahui secara luas, oleh sebab itu kita berharap wisata hingga budaya di Lambar nantinya lebih dikenal lagi,” ucapnya

Ia menambahkan, potensi pariwisata di Kabupaten Lambar sangat menjanjikan, bahkan tak kalah menariknya dengan yang ada di daerah lain. Selain budaya,  Lambar juga mempunyai banyak sekali objek wisata.

“Bagi masyarakat yang ingin berwisata, dalam waktu dekat sejumlah objek wisata di Lambar akan dibuka  namun tetap menerapkan protokol kesehatan,” tandasnya.  (lus/mlo)



Pos terkait