Penjualan Menurun Drastis, Pedagang Mobil Second Mengeluh

  • Whatsapp
Ketua Asosiasi Pedagang Mobil Second Lampung Imam Muchtar

Medialampung.co.id – Penjualan mobil second menurun drastis semenjak pemberlakuan PPKM darurat, banyaknya pedagang yang mengeluh karena pengunjung untuk membeli mobil second tidak berani datang ke showroom mobil karena adanya pembatasan.

Saat ditemui di rumah pribadinya pada Selasa (27/7), Ketua Asosiasi Pedagang Mobil Second Lampung (Apmol) Imam Muchtar mengatakan, memang ada penurunan sekitar 70% setelah adanya PPKM darurat karena pengunjung yang ingin membeli dan melihat mobil second jadi berkurang.

Bacaan Lainnya

Ia juga menjelaskan biasanya sebelum PPKM kita bisa jual 8 unit mobil second, namun saat ini untuk bisa menjual 2 unit mobil saja sudah cukup bagus.

Seharusnya untuk showroom mobil tidak perlu ada pembatasan karena sudah jelas pengunjung tidak terlalu banyak paling sekitar 5 orang itu juga tidak lama paling hanya 10 menit untuk melihat kalau cocok juga pembayaran bisa melalui transfer.

“Tidak seperti mal atau supermarket yang memang pengunjungnya hampir setiap hari dan bisa dibilang berkerumun.kalau showroom mobil second tidak terlalu banyak,” ujarnya.

“Tapi mau gimana lagi kita harus mengikuti prosedur aturan pemerintah kota Bandarlampung yang memang mendapat instruksinya begitu dari pemerintah pusat,” lanjutnya.

Ia pun menyarankan kepada pedagang mobil second agar menggunakan media sosial untuk merubah penjualan dari konvensional ke digital untuk media promosi seperti Facebook dan Instagram.

Imam berharap agar tidak ada lagi penutup showroom mobil second karena sangat berimbas dengan penghasilan pedagang mobil.

“Pajak mobil kita tidak pernah lalai walaupun mobilnya kita beli mati pajak tetap kita bayarkan agar pembeli juga merasa aman dengan pajak mobil yang hidup,” jelas Imam Muchtar.(jim/mlo)


Pos terkait