Penyalahgunaan Komix dan Aibon Makin Mengkhawatirkan

  • Whatsapp
Jajaran Polsek Pesisir Tengah menemukan sisa-sisa bungkusan komix dan kaleng lem aibon saat melakukan penyisiran di sejumlah pantai, seperti yang ada di Pekon Seray, yang diduga kuat disalah gunakan oleh para remaja.

Medialampung.co.id Penggunaan zat-zat berbahaya seperti lem Aibon dan obat batuk jenis Komix di kalangan generasi muda khususnya remaja di Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar), kini sudah sangat mengkhawatirkan. Terlebih, lem aibon dan komix sangat mudah diperoleh karena banyak dijual di warung-warung, apotek dan minimarket. Demikian dikatakan ketua DPC Gerakan Anti Narkotika (Granat) Kabupaten Pesbar, Ripzon Efendi, S.Sos., Kamis (2/1).

Bahkan menurutnya, hasil penyisiran oleh jajaran Polsek Pesisir Tengah hari ini di sejumlah lokasi salah satunya di Pekon Seray, ditemukan sisa-sisa bungkus komix yang berserakan di pinggir pantai dan kaleng lem aibon yang diduga kuat disalah gunakan oleh remaja.

Bacaan Lainnya



“Diduga sisa bungkus komix yang berserakan dan kaleng lem aibon dipinggir pantai itu disalah gunakan saat perayaan malam tahun baru,” katanya.

Anggota DPRD Pesbar itu juga menjelaskan bahwa masyarakat di kecamatan Pesisir Tengah juga kerap menemukan sisa-sisa bungkus komix dan kaleng lem aibon di pinggir pantai atau di lokasi lainnya yang kerap dijadikan tempat nongkrong para remaja sembari mengkonsumsi komix secara berlebihan serta menghisap lem aibon. Kondisi itu sangat mengkhawatirkan bagi para generasi muda di Kabupaten Pesbar yang berjuluk Negeri Para Saibatin dan Para Ulama itu.

“Karena berdasarkan informasi, bukan hanya di lingkungan Pesisir Tengah saja, tapi diseluruh Pesbar banyak remaja yang menyalahgunakan komix dan lem aibon itu,” jelasnya.

Untuk itu, pihaknya mendesak agar Pemkab Pesbar segera membuat Peraturan Daerah (Perda) atau Peraturan Bupati (Perbup) tentang pembatasan penjualan komix dan lem aibon yang sudah banyak disalahgunakan oleh para remaja.

“Kondisi itu membahayakan generasi muda di Pesbar. Kita juga akan segera berkoordinasi dengan Pemkab setempat dan Polres Lambar menyikapi persoalan itu,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Pesisir Tengah, Kompol, Drs.Ansori BM Sidik, mendampingi Kapolres AKBP. Rachmat Tri Haryadi, S.Ik, M.H., melalui Kanit Reskrim Iptu. Akmaludin, membenarkan jajaran unit Reskrim Polsek Pesisir Tengah telah menemukan tumpukan sisa-sisa bungkus komix dan aibon yang berserakan dipinggir pantai seperti di Pekon Seray, yang diduga disalahgunakan oleh para remaja untuk mabuk-mabukan, karena zat yang terkandung dalam komix dan lem aibon itu jika dikonsumsi berlebihan akan berdampak pada kesetabilan tubuh maupun lainnya yang sangat membahayakan bagi yang mengkonsumsi.

“Kondisi itu sangat memprihatinkan. Karena itu kita berharap peran orangtua dalam mengawasi anaknya bisa lebih dimaksimalkan. Selain itu juga diharapkan Pemkab setempat untuk membuat peraturan dalam penanganan persoalan itu,” pungkasnya.(yan/d1n/mlo)



Pos terkait