Penyaluran KUR di Pesbar Baru Capai Rp30,8 Miliar

  • Whatsapp
Kabag Perekonomian dan SDA Setdakab Pesbar, Ariswandi, S.Sos, M.P.

Medialampung.co.id – Realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) terhitung sejak Januari-September 2021 lalu dari bank penyalur untuk debitur di Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) baru mencapai Rp30.895.500.000,- dari target Rp106.709.222.328,- atau baru terealisasi 29%.

Kabag Perekonomian dan SDA, Ariswandi, S.Sos, M.P., mengatakan, sebelumnya Pemkab setempat telah berkirim surat ke bank penyalur untuk menyampaikan realisasi penyaluran KUR terhadap debitur di Kabupaten Pesbar. Karena hingga kini dari lima bank penyalur baru ada dua bank yang telah menyampaikan realisasi tahap III (Juli-September).

Bacaan Lainnya

“Pemkab Pesbar berharap agar bank penyalur bisa segera menyampaikan realisasi penyalurannya, karena itu sebagai catatan bagi kita dalam hal ini Pemkab Pesbar terhadap para debitur,” katanya, Jumat (12/11).

Diakuinya, realisasi penyaluran KUR terhitung sejak Januari-September 2021 di Kabupaten Pesbar antara lain BRI Cabang Liwa dengan jumlah target Rp32,4 Miliar, baru terealisasi Rp3,9 Miliar lebih (12%) dengan jumlah 12 debitur. Kemudian, BRI Unit Pasar Minggu dari target Rp27 Miliar lebih, sudah terealisasi Rp16,4 Miliar lebih (61%) dengan jumlah 901 debitur.

Kemudian, BRI Unit Krui dari target Rp27 Miliar lebih, sudah terealisasi Rp11,7 Miliar lebih (44%) dengan jumlah 501 debitur. BNI KCP Krui dari target Rp10,5 Miliar baru terealisasi Rp4 Miliar lebih (39%) dengan jumlah 19 debitur, dan BPD Lampung KCP Krui dari target Rp9,6 Miliar, baru terealisasi Rp1,6 Miliar lebih (17%) dengan jumlah 41 debitur.

“Secara keseluruhan untuk jumlah debitur itu sebanyak 1.474 debitur. Sedangkan, bank penyalur yang telah menyampaikan realisasi penyaluran tahap III yakni BRI Unit Pasar Minggu terealisasi Rp6,5 Miliar lebih, dan BNI KCP Krui terealisasi Rp375 juta,” jelasnya.

Ditambahkannya, dengan adanya KUR dari bank penyalur itu diharapkan benar-benar dimanfaatkan oleh debitur yang sebagian besar merupakan para pelaku usaha seperti Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan pelaku usaha lainnya yang ada di Kabupaten setempat.

“Terlebih program KUR itu sebagai upaya Pemerintah dan pihak bank penyalur dalam mendukung dan mendongkrak pengembangan usaha dan perekonomian masyarakat,” pungkasnya.(yan/d1n/mlo)

Pos terkait