Penyaluran KUR Tembus Rp126,154 Miliar

  • Whatsapp

Medialampung.co.id –   Tiga lembaga perbankan di Kabupaten Lambar yaitu Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Lampung serta Bank Mandiri berhasil menyalurkan dana program kredit usaha rakyat (KUR) sebesar Rp126,154 miliar lebih dari target penyaluran tahun 2019 sebesar Rp126,154 miliar lebih. Hal itu berdasarkan data dari Sistem Informasi Kredit Program per tanggal 13 Januari tahun 2020.

“Dana KUR sebesar Rp126,154 miliar telah berhasil disalurkan kepada 10.890 debitur,” ungkap Kabag Perekonomian dan  Sumberdaya Alam (SDA) Setdakab Lambar Indra Gunawan di Ruang Kerjanya, Senin (13/1/2020).

Bacaan Lainnya


Dipaparkannya, dana sebesar Rp126,154 miliar lebih itu, rinciannya untuk sektor usaha pertanian sebesar Rp88,276 miliar lebih dengan jumlah debitur 7.611 orang, sektor perikanan sebesar Rp4,408 miliar lebih dengan jumlah debitur 53 orang, sektor industri pengolahan Rp2,081 miliar lebih dengan debitur 74 orang, sektor perdagangan besar dan eceran Rp28,694 miliar lebih dengan jumlah debitur 2.988 orang, sektor penyediaan akomodasi dan penyediaan makan minum Rp754 juta dengan jumlah debitur 40 orang.

Kemudian, untuk sektor transportasi, pergudangan dan komunikasi Rp387 juta lebih dengan jumlah debitur 21 orang, sektor real estate, usaha persewaan dan jasa perusahaan Rp37 juta lebih dengan jumlah debitur enam orang, sektor jasa pendidikan Rp15 juta lebih untuk dua orang debitur, sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial Rp17 juta untuk satu orang debitur, serta untuk sektor jasa kemasyarakatan, sosial, budaya, hiburan dan perorangan lainnya Rp1,4 miliar lebih dengan jumlah debitur sebanyak 94 orang. “Jadi dana KUR tersebut dialokasikan untuk 10 sektor usaha,” ungkap dia 

Disinggung soal pagu dana KUR yang akan disalurkan tahun ini. Indra mengungkapkan, sejauh ini untuk KUR tahun 2020 jumlahnya belum diketahui karena masih menunggu penetapan dari Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan  Kanwil Pembendaharaan Provinsi Lampung. “Biasanya untuk jumlah dana KUR yang akan disalurkan di tahun berjalan, akan diketahui setelah digelarnya rapat koordinasi (rakor) triwulan I,” pungkas dia seraya menambahkan pemerintah daerah menyambut baik dengan digulirkannya program KUR ini karena dengan adanya pinjamkan modal usaha ini maka akan membantu masyarakat dan pelaku usaha mikro untuk mengembangkan usahanya. (lus/mlo)




Pos terkait