Penyandang Gangguan Mental Juga Peroleh BLT-DD

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Jumanto (21) Warga Pekon Margajaya, Kecamatan Pagardewa, Kabupaten Lampung Barat (Lambar) penyandang keterbelakangan mental, yang selama ini hidup dengan penuh keterbatasan menjadi salah satu warga penerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD), yang digulirkan bagi masyarakat terdampak Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Jumanto, menjadi salah satu warga yang beruntung karena ditunjuk pekon menjadi warga yang menerima secara simbolis BLT-DD yang diserahkan oleh Camat Pagardewa, M.Yones, S.S.T.P, M.H., bertempat di kantor kecamatan setempat 

Bacaan Lainnya



Peratin Margajaya Haryadi Arnando menyebutkan, meskipun Jumanto yang mengalami sakit keterbelakangan mental yang dipastikan tidak akan menuntut kalaupun tidak memperoleh BLT-DD, namun karena dipandang dan dinilai tim pendata pekon yakni relawan covid-19 dan unsur terkait lainnya merupakan warga terdampak virus corona yang layak dibantu tetap diberikan sama hal-nya dengan yang lainnya. 

Dengan begitu kata dia, tentunya dalam mengatasi covid-19 ini memang membutuhkan kebersamaan, dan saling mengisi antara satu dengan lainnya. Sebab virus tersebut tidak padang bulu. Kategori mampu dan tidak mampu, berpangkat atau tidak, jika sudah apes dapat saja terpapar. 

Seperti diketahui Senin (11/5) Bupati Lampung Barat Hi Parosil Mabsus, mengunjungi empat kecamatan diantaranya Kecamatan Pagardewa dalam rangka penyaluran (launching) BLT-DD, yang disalurkan untuk membantu warga terdampak Covid-19. Berupa bantuan uang tunai sebesar Rp600.000 ribu dengan waktu Tiga kali pembagian terhitung April, Mei hingga Juni. 

Pada kesempatan itu bupati berpesan agar bantuan itu diberikan ke penerima dengan utuh, atau tanpa ada pemotongan dengan dalil apapun. Karena pemerintah menyalurkan bantuan dan memangkas program yang sudah direncanakan seperti ADD dalam rangka meringankan beban masyarakat selama terjadinya covid-19.

Seperti di beberapa kecamatan lainnya sebelumnya dalam kunjungan di Kecamatan Pagardewa, Bupati memberikan bantuan kepada pelaku usaha kantin sekolah, tukang ojek, yang kehilangan pencaharian akibat virus corona. Bantuan juga disalurkan untuk ibu hamil, balita serta bantuan dana rumah ibadah. 

Parosil juga berpesan agar masyarakat mulai membudayakan pangan mandiri dengan memanfaatkan lahan yang ada, untuk mengurangi dampak dari virus corona. Apalagi pemanfaatan lahan untuk pangan sangat tepat mengingat dukungan wilayah yang memiliki tanah yang subur. (rin/mlo)



Pos terkait