Penyebar Hoax Warga Pajarbulan Terpapar Covid-19 Ternyata Kepala Sekolah  

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Rekaman suara yang menggemparkan masyarakat Kabupaten Lampung Barat (Lambar) karena mengatakan jika salah satu warga Kelurahan Pajarbulan positif terpapar Covid-19, ternyata adalah suara dari Kepala SD Negeri 1  Sumberalam, Kecamatan Airhitam Yuda Sutri. 

Dalam rekaman klarifikasinya, Yuda Sutri menyampaikan bahwa dirinya mengirimkan rekaman ke grup whatsapp guru sekolah SD itu sebagai pemberitahuan kepada jajaran dewan guru dan wali kelas untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan 

Bacaan Lainnya



“Menindaklanjuti apa yang saya katakan tadi, sesuai klarifikasi dari salah satu staf Puskesmas Airhitam, saya juga mohon maaf ternyata informasi tersebut belum benar adanya. Saya tetap menghimbau kepada seluruh wali kelas dan wali murid untuk tetap wajib melaksanakan protokol kesehatan dalam kondisi dan aktifitas apapun,” kata Yuda Sutri dalam audio klarifikasinya.

Kepada medialampung.co.id, dirinya mengaku mendapatkan informasi itu langsung dari Sutrisno, salah satu staf Puskesmas Airhitam. “Staf puskemas ini datang ke saya hendak menyampaikan bahwa minggu depan akan ada sosialisasi. Dan beliau juga mengingatkan saya untuk berhati-hati karena ada warga Pajarbulan yang terpapar, seketika didepan dia saya langsung menyampaikan ke kawan-kawan lewat rekaman suara grup WA,” ungkapnya. 

Sementara permohonan maaf juga telah disampaikan oleh staf puskesmas Sutrisno, yang menjadi sumber utama informasi tersebut.

“Saya selaku staf puskesmas Airhitam memberitahukan kepada seluruh masyarakat terkait informasi salah satu warga Kelurahan Pajarbulan terpapar covid-19, saya menyatakan bahwa itu tidak benar. Pada kesempatan ini saya mohon maaf kepada masyarakat terkait informasi tersebut,” dalam audio klarifikasinya.

Sementara disampaikan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Airhitam Asminudin, Sutrisno yang merupakan tenaga perawat di puskesmas itu, mendatangi istrinya yang kebetulan guru di SDN 1 Sumberalam hendak mengambil kunci rumah.

Disana pihaknya menyampaikan kepada pihak SD terkait kabar yang diterimanya tentang ada warga di Kelurahan Pajarbulan yang terpapar covid-19.

“Mungkin penyampaiannya itu niat baiknya agar sama-sama berhati-hati, kepada kepala sekolah. Dan seketika juga sang kepala sekolah menyampaikannya kepada dewan guru melalui rekaman suara di group WhatsApp,” kata Asmunidin. (rin/mlo)



Pos terkait