Penyebaran Covid-19 di Lambar Belum Terkendali, Dua Hari Bertambah 140 Kasus Baru

  • Whatsapp
Satgas Penanganan Covid-19 Lambar Bidang Komunikasi Publik Erna Yanti, S.Farm, Apt, MPH.

Medialampung.co.id – Pemkab Lampung Barat belum mampu mengendalikan kasus Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Dalam dua hari Jum’at-Sabtu (16-17/7) terdapat 140 kasus baru di kabupaten setempat, sebagian tidak diketahui terpapar dari mana. 

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Lambar Bidang Komunikasi Publik Erna Yanti, S.Farm, APT, MPH., mengungkapkan, dari 140 kasus baru tersebut, sebanyak 51 kasus diantaranya dirilis pada Jum’at (16/7). 

Bacaan Lainnya

“51 kasus tersebut berasal dari Kecamatan Sukau sembilan kasus, empat kasus hasil tracing, dua tidak ada riwayat perjalanan, satu melayat, dua berobat ke puskesmas. Kemudian dari Sumberjaya empat kasus, tiga tracing, satu perjalanan ke Kalianda. Waytenong 16 kasus, satu menghadiri pesta tetangga, 12 hasil tracing, dua takziah, satu riwayat ke pasar, kemudian dari Kecamatan Batuketulis 22 kasus , satu meninggal, tracing 18, dua dari menghadiri, satu ke pasar, ” ungkap Erna Yanti. 

Selanjutnya penambahan 89 kasus pada Sabtu 17 Juli 2021, berasal dari Kebuntebu 16 kasus, satu meninggal, 12 hasil tracing, satu pedagang di pasar, satu berjualan di depan rumah, satu takziah.  Gedungsurian satu kasus hasil tracing, Sekincau 32  kasus, diantaranya hasil tracing 21 kasus, satu pedagang dari Pekan Baru, dua perjalanan ke Balam, satu dari Jambi, tiga tidak ada riwayat perjalanan, satu dari Menggala, satu berkumpul dengan kawan kerja di kebun, dan satu dari Jakarta. 

“Kemudian terbanyak dari Balikbukit sebanyak 40 kasus. Enam perjalanan  ke Balam, satu punya warung, satu dari Bandung, satu dari Lampung Selatan, satu kedatangan tamu dari Palembang dan sering ke pasar, kemudian 29 hasil tracing,” bebernya. 

Lebih lanjut Erna mengungkapkan, dengan bertambahnya 140 kasus tersebut, maka total hingga saat ini terkonfirmasi Covid-19 di Lambar mencapai 1.429 kasus, selesai menjalani isolasi 940 orang, dengan angka kematian sebanyak 62 orang. 

“Petugas kami di lapangan kembali melakukan tracing terhadap orang-orang yang telah melakukan kontak erat dengan pasien terkonfirmasi Covid-19, tetapi semoga hasil tracing nihil, sehingga rantai penyebaran  Covid-19 di Lambar bisa terputus,” pungkasnya. (nop/mlo)


Pos terkait