Penyelundupan Ribuan Burung Ilegal Kembali Digagalkan

  • Whatsapp

Medialampung.co.id – Penyelundupan burung ilegal dan tanpa dokumen lengkap kembali digagalkan oleh Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Lampung dan KSKP Bakauheni, Lampung Selatan (Lamsel), pada Minggu (1/8) kemarin. Sekitar pukul 19.00 WIB.  Tepatnya ketika hendak menyeberang melalui Pelabuhan Bakauheni, Lamsel.

Kepala KSKP Bakauheni AKP Ridho Rafika menjelaskan, dari penangkapan ini pihaknya berhasil mengamankan dua orang pelaku: Mihandri warga Desa Empang Pandan, Kec. Koto Gasib, Kab. Siak, Provinsi Riau, dan Hafit warga Dusun Tribuana Kec. Kerinci Kanan, Kab. Siak, Provinsi Riau.

Bacaan Lainnya

“Jadi keduanya kita amankan ketika hendak akan menyeberang di Pelabuhan Bakauheni. Tepatnya kita amankan di Dermaga 3,” katanya, pada Senin (2/8).

Menurut Ridho -sapaan akrabnya- dari penangkapan kedua pelaku, pihaknya pun berhasil mengamankan 1.250 burung jenis ciblek dan 125 burung jenis gelatik. Yang dimana semuanya dibungkus dengan keranjang boks warna putih.

“Ribuan burung ini dibawa oleh kedua pelaku dengan mobil minibus nopol BE 1831 YT warna silver dari Pekanbaru Riau. Yang dikendarai oleh Mihandri,” kata dia.

Dari pengakuan kedua pelaku, bahwa burung-burung itu akan diseberangkan dan dijual ke Pulau Jawa. “Jadi burung-burung ini dari Pekanbaru Riau. Yang dimana akan didistribusikan ke Pulau Jawa,” tandasnya. (*/mlo)


Pos terkait